Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jelang Hari Raya Galungan Umat Hindu, Janur dan Buah dari Jawa Membanjiri Bali

I Gde Riantory Warmadewa • Sabtu, 24 Februari 2024 | 23:41 WIB
Kendaraan pengangkut janur dan buah pisang saat pengecekan di Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis, 22 Februari 2024.
Kendaraan pengangkut janur dan buah pisang saat pengecekan di Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis, 22 Februari 2024.

JEMBRANA, BALI EXPRESS - Menjelang Hari Raya Galungan umat Hindu di Bali, aktivitas pengiriman komoditi janur dan buah-buahan yang berasal dari Pulau Jawa mengalami peningkatan.

Jumlah kendaraan barang masuk Bali yang mengangkut janur dan buah-buahan jenis pisang lebih banyak dibandingkan pekan sebelumnya.

Itu berdasarkan data di Unit Pelayanan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Koordinator Satpel UPPKB Cekik I Made Ardana saat dikonfirmasi mengatakan kenaikan jumlah kendaraan barang khususnya mengangkut janur dan buah seperti pisang itu kemungkinan karena banyaknya kebutuhan untuk Hari Raya Galungan dan Kuningan di Bali, Rabu, 28 Februari 2024.

“Seminggu sebelum Galungan, kami mendata ada 27 unit kendaraan angkutan barang komoditi janur dan buah baik itu pikap maupun truk yang masuk Bali lewat Gilimanuk,” ujarnya, Jumat, 24 Februari 2024.

Dari jumlah itu lanjut Ardana, sebanyak 17 unit terdata membawa buah dengan tujuan Denpasar, dan 10 unit membawa janur.

“Khusus janur, intensitas kendaraan lebih tinggi dibandingkan hari biasa," terangnya.

Baca Juga: Pungutan Wisatawan Asing di Bali Rp150 Ribu Tak Pengaruhi Kunjungan ke Tanah Lot Tabanan

Untuk komoditi buah, didominasi berasal dari wilayah Malang, Jember, Banyuwangi, Surabaya dan Jakarta.

Sedangkan untuk janur, sebagian besar datang dari Jawa Timur seperti Banyuwangi, Jember dan Malang.

“Dalam situasi normal, rata-rata hanya 2 kendaraan angkut janur masuk tiap harinya dari Jawa. Namun pada awal pekan ini yang mendekati hari raya Galungan, sudah ada peningkatan mantara 8-10 kendaraan angkut janur,” paparnya.

Kondisi itu disebut Ardana akan sangat mungkin bertambah mendekati Hari Raya Galungan.

“Permintaan pastinya juga tinggi, sehingga pasokannya banyak menjelang Hari Raya Galungan," pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Janur #hindu #galungan