Pemilik Ayuterra Resort Ubud Segera Disidang Terkait Kasus Lift Tewaskan 5 Karyawan
I Wayan Ananda Mustika Putra• Selasa, 19 Maret 2024 | 04:31 WIB
CCTV: Rekaman CCTV kejadian di Ayuterra resort, Desa Kedewatan, Ubud beredar di sosial media, Minggu (3/9).
GIANYAR, BALI EXPRESS - Kasus lift putus di Ayuterra Resort, Ubud, Gianyar, Bali yang menewaskan lima karyawan, segera memasuki babak baru.
Pemilik resort, Vincent Juwono (68), akan segera disidang di Pengadilan Negeri (PN) Gianyar setelah berkas perkaranya dilimpahkan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar.
"Pelimpahan berkas telah dilakukan dan tinggal menunggu jadwal sidang," kata Kasi Intel Kejari Gianyar I Komang Adi Wijaya.
"Saat ini, Vincent masih menjadi tahanan rumah dengan alat khusus di kakinya untuk mencegahnya keluar dari Gianyar," katanya.
Alasan Vincent tidak ditahan di rutan karena ia memiliki masalah kejiwaan yang membutuhkan pengobatan.
Ia mengalami trauma atas peristiwa jatuhnya lift yang menewaskan lima karyawannya.
"Kondisi post traumatic stress disorder (PTSD) ini berdasarkan catatan medis, sesuai visum, tersangka memerlukan pengobatan psikiatri secara teratur dan berkelanjutan," papar Adi Wijaya.
"Berkas pelimpahan masuk hari ini, Senin (18/3) untuk tersangka Vincent Juwono. Sidang pertama dijadwalkan pada hari Rabu 27 Maret 2024 secara offline," kata Humas PN Gianyar I Nyoman Dipa Rubiana.
Informasi penting:
Vincent Juwono, pemilik Ayuterra Resort, akan segera disidang terkait kasus lift putus yang menewaskan 5 karyawan.
Sidang Vincent dijadwalkan pada 27 Maret 2024.
Vincent tidak ditahan di rutan karena memiliki masalah kejiwaan dan membutuhkan pengobatan.
Keluarga korban berharap keadilan ditegakkan.
Kronologi Tragedi Ayuterra Resort Ubud yang Mengakibatkan Lima Orang Meninggal
Jumat, 1 September 2023:
12.30 WITA: Lima karyawan Ayuterra Resort hendak naik lift untuk mengantarkan makanan ke lantai atas.
12.35 WITA: Lift tiba-tiba jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter.
12.40 WITA: Tim SAR dan kepolisian tiba di lokasi kejadian.
13.00 WITA: Korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Payangan.
14.00 WITA: Tiga korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
15.00 WITA: Dua korban lainnya meninggal dunia di Rumah Sakit Payangan.