DENPASAR, BALI EXPRESS – Ada 10 fakta di balik kejadian tewasnya seorang bocah berusia 12 tahun yang tenggelam di Sungai Taman Pancing, Desa Pemogan, Denpasar Selatan saat bermain bersama teman-temannya di pada Sabtu (23/3) sore.
Ke-10 fakta tersebut adalah:
- Korban Sempat Bermain di Tepi Sungai:
Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama teman-temannya bermain di tepi Sungai Jalan Taman Pancing Timur. Korban kemudian terseret arus saat hendak mengambil sandal temannya yang terjatuh ke sungai.
- Upaya Pencarian Dramatis:
Proses pencarian korban berlangsung dramatis. Saksi dan warga sekitar berusaha mencari korban dengan menggunakan alat seadanya. Korban akhirnya ditemukan beberapa saat kemudian dalam keadaan tidak sadarkan diri.
- Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit:
Saat ditemukan, mulut korban keluar buih dan darah. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) menggunakan mobil pikap. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
- Korban Berasal dari Tabanan:
Korban diketahui berinisial PAP, berusia 12 tahun, dan berasal dari Tabanan. Korban tinggal di Jalan Glogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan bersama keluarganya.
- Sungai Taman Pancing Timur Terkenal Berbahaya:
Sungai Taman Pancing Timur dikenal sebagai salah satu sungai yang berbahaya di Denpasar. Kedalaman sungai mencapai 3-4 meter dengan arus yang cukup deras.
- Peringatan untuk Pengunjung:
Pihak berwenang telah memasang papan peringatan di sekitar sungai untuk mengingatkan pengunjung agar berhati-hati. Namun, kecelakaan seperti ini masih saja terjadi.
- Imbauan untuk Orang Tua:
Kejadian ini menjadi imbauan bagi orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain di sekitar sungai. Pastikan anak-anak tidak bermain di area yang berbahaya dan selalu didampingi oleh orang dewasa.
- Duka Mendalam Keluarga:
Keluarga korban mengalami duka mendalam atas kepergian korban. Kematian korban meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga dan teman-temannya.
- Investigasi Kejadian:
Pihak kepolisian masih melakukan investigasi terkait kejadian ini.
- Evaluasi Keamanan Sungai
Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk meningkatkan keamanan di sekitar sungai.
Seperti diberitakan sebelumnyai, seorang bocah berusia 12 tahun berinisial PAP, mengalami nasib tragis saat bermain bersama teman-temannya di Sungai Jalan Taman Pancing Timur, Desa Pemogan, Denpasar Selatan pada Sabtu (23/3) sore.
Korban terseret arus sungai dan ditemukan tewas
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut. Menurut Sukadi, berdasarkan keterangan saksi, korban bersama teman-temannya bermain di sungai. Sekitar pukul 15.30 WITA, korban terseret arus dan tenggelam.
Saksi berinisial MA, 54 memaparkan, awalnya saksi sedang ada si warung kawasan Glogor Carik, Pemogan, sekitar pukul 15.30 WITA.
Kemudian, saksi mendapat telepon dari temannya yang menginformasikan bahwa ada orang tenggelam di Sungai Taman Pancing.
Saksi pun langsung ikut terjun mencari korban.
Kejadian tersebut menghebohkan warga sekitar, hingga ramai memadati area korban tenggelam. Baik untuk membantu mencari bocah kelahiran Tabanan tersebut maupun menyaksikan proses pencarian yang berlangsung dramatis.
Berselang beberapa saat kemudian, bocah yang beralamat di Jalan Glogor Carik, tersebut akhirnya ditemukan. Namun kondisinya sudah tidak sadarkan diri.
Lalu, warga mengangkat tubuhnya ke bantaran sungai. Saksi sempat mengecek nadi di leher PAP, tetapi tidak berdenyut.
Bocah itu lantas diserahkan kepada ibu kandungnya dan bergegas dibawa ke rumah sakit (RS) menggubakan mobil pikap.
Sayangnya, sesampainya di RS dan dilakukan pemeriksaan, PAP dinyatakan sudah meninggal dunia.
Editor : Nyoman Suarna