Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diduga Hina Desa Sidatapa Buleleng, Dua Akun Facebook Minta Maaf, Siap Terima Sanksi Adat

Wiwin Meliana • Selasa, 26 Maret 2024 | 16:19 WIB

Dua akun facebook diduga hina Desa Sidatapa dan akhirnya minta maaf
Dua akun facebook diduga hina Desa Sidatapa dan akhirnya minta maaf

BALI EXPRESS-Dua pemilik akun facebook akhirnya meminta maaf usai diduga mengunggah dan berkomentar yang bersifat provokasi tentang Desa Sidatapa Buleleng.

Kedua akun itu milik pemuda yang bernama I Nyoman Artawan dan Kadek Negara.

Permohonan maaf dan klarifikasi pemilik kedua akun tersebut tersebar luas di media sosial Facebook.

Baca Juga: Angka Kunjungan Wisata ke Tanah Lot Bali Merosot saat Bulan Ramadan

Persoalan tersebut berawal dari sebuah pemberitaan terkait keberhasilan Polres Buleleng mengungkap dan mengamankan puluhan unit mobil berbagai merek hasil penggelapan di Desa Sidetapa Kecamatan Banjar pada Kamis, 21 Maret 2024 lalu.

Pemberitaan tersebut lantas membuat kedua akun facebook bernama I Nyoman Artawan dan Kadek Negara berkomentar negatife tentang Desa Bali Aga tersebut.

Dalam video yang beredar, kedua akun tersebut menyebut bahwa Desa Sidatapa merupakan kampung maling.

Sontak saja, pernyataan tersebut akhirnya membuat warga Desa Sidatapa murka dan marah.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pj Gubernur Bali Sebut THR dari Pemprov Bali Segera Dicairkan

Menyadari kesalahannya, pemilik kedua akun tersebut pun akhirnya minta maaf.

Dalam video yang dibagika oleh akun Facebook Deary Deary, pemilik akun I Nyoman Artawan pun menyampaikan permohonan maafnya.

“Tyang minta maaf atas statement yang saya buat di sosial media tentang Desa Sidatapa,” ungkap pemuda itu dikutip pada Selasa (26/03).

Lebih lanjut, I Nyoman Artawan menyebut sebenarnya tidak tahu menahu yang terjadi di Desa tersebut.

Pihaknya pun mengaku sangat menyesal karena tidak berpikir panjang saat memberikan komentar di media sosial.

Baca Juga: Legalisasi Pura Dinilai Berbelit, Tokoh Masyarakat MGPSSR Datangi Disbud Gianyar

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya juga mendapat video itu di media sosial dan tidak berpikir panjang sebelum membagikannya,” jelas aku tersebut.

Sementara itu akun Kadek Negara juga menyampaikan permohonan maaf atas komentarnya yang kasar dan memprovokasi warga.

“Bukannya membela diri, tetapi tyang meminta maaf sebesar-besarnya,” ungkap Kadek Negara.

Ia pun berharap agar masalah tersebut segera selesai dan bisa bekerja kembali seperti biasa tanpa ada hujatan lagi.

Baca Juga: Berikut 4 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Nangkil ke Pura Agung Besakih saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh

Pihaknya juga siap menerima sanksi adat yang dijatuhkan atas apa yang ia lakukan.

“Jika memang ada sanksi adat saya siap atau gimana yang harus saya setujui, saya siap bertanggung jawab,” jelasnya.

Editor : Wiwin Meliana
#akun facebook #buleleng bali #desa sidatapa #minta maaf