BALI EXPRESS - Bank Sampah Tegeh Sari Lestari (BSTSL) bersama Komunitas Peduli Sungai Ayung Katonjaya (KPS) Sahabat Alam Natah Rare (STAR), prajuru PAKIS dan Prajuru Adat Banjar Tegeh Sari melaksanakan kegiatan ngayah mereresik (gotong royong bersih-bersih) di kawasan Pura Agung Besakih dan Pura Tap Sai pada Jumat (29/3).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya umat yang tangkil, untuk selalu menjaga kebersihan serta kelestarian alam dan lingkungan.
"Ini merupakan perwujudan filosofi Tri Hita Karana dengan selalu menjaga serta merawat alam (ibu pertiwi) termasuk dengan membantu meringankan petugas kebersihan di areal Pura Besakih saat karya besar seperti saat ini," kata Dewi Karmiasih, Manager BSTSL.
Dewi menghimbau agar umat/pemedek langsung membuang canangsari/bunga sisa sembahyang ke tempat sampah yang telah disediakan.
"Khususnya sampah plastik bungkus canang atau kemasan makanan minuman agar dibuang pada tempat sampah yang telah disediakan," tegasnya.
Dewi juga menghimbau agar umat/pemedek mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai untuk menjaga kesucian dan kebersihan kawasan Pura Besakih.
BSTSL merupakan Juara 1 Bank Sampah di Kota Denpasar dan Juara 2 Bank Sampah Competition untuk kategori unit se-Indonesia yang diadakan oleh PT. Astra International.
BSTSL mengucapkan terimakasih kepada Walikota Denpasar, Kesdam Udayana, Jero Bendesa, dan Bank Sampah Besakih atas bantuan dan petunjuk dalam pelaksanaan kegiatan ini. ***
Editor : I Putu Suyatra