Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Wabup Suiasa Buka Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 19 April 2024 | 01:59 WIB
DIBUKA: Wakil Suiasa membuka Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali Kabupaten Badung tahun 2024 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis (18/4).
DIBUKA: Wakil Suiasa membuka Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali Kabupaten Badung tahun 2024 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis (18/4).

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Pemkab Badung melalui Dinas Kebudayaan menggelar Pekan Kebudayaan Daerah Jantra Tradisi Bali Kabupaten Badung tahun 2024.

Acara di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Kamis (18/4) ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa ditandai pelepasan balon.

Pekan kebudayaan jantra melalui perlombaan tajog dan megala-gala diikuti siswa-siswi SMP se-Badung.

Jantra Tradisi Bali merupakan kegiatan apresiasi budaya tradisi untuk penguatan dan pemajuan kearifan lokal, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, pengobatan tradisional, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan SK Pengukuhan Kepengurusan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Badung masa bakti 2024-2029 yang diketuai I Gusti Agung Anom Gumanti.

Hadir Ketua DPRD Badung diwakili Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana, Ketua Harian KPOTI Bali I Gede Sukrawan serta Widya Sabha Badung.

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa mengatakan, merasa bangga dengan digelarnya pekan kebudayaan daerah Jantra Tradisi Bali di Kabupatwn Badung.

Suiasa menilai perlombaan olahraga tradisi sebagai salah satu upaya pemerintah dalam melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional nusantara yang saat ini mulai ditinggalkan karena pengaruh budaya luar.

“Perlombaan Jantra Tradisi Bali ini sejalan dengan enam prinsip dasar pembangunan di Badung salah satunya dalam upaya melestarikan adat, tradisi, seni dan budaya Bali dengan mengutamakan kearifan lokal atau pro culture. Selain itu permainan tradisional jantra tradisi bali juga dapat menjadi obyek wisata, sebagai atraksi dalam pementasan seni,” terangnya, seraya mengharapkan Jantra Tradisi Bali dapat dilaksanakan setiap tahun dan termasuk dalam kegiatan Porsenicam, Porsenijar maupun Porseni Desa.

Kadis Kebudayaan Badung I Gde Eka Sudarwitha menjelaskan, kegiatan pekan kebudayaan daerah Jantra Tradisi Bali ini digelar dalam upaya melestarikan budaya leluhur. Selain itu guna menyiapkan Duta Badung yang akan mengikuti pekan daerah Jantra Provinsi Bali tahun 2024.

Baca Juga: Cegah Stunting, Dinas Perikanan Badung Kembali Gencarkan Gemarikan

Kegiatan ini berlangsung sejak 17-21 April 2024 dengan kegiatan perlombaan seperti lomba megala-gala/hadang, lomba tajog, dan lomba terompah panjang. Dilaksanakan pula atraksi pencak silat dan panahan tradisional. “Kami Dinas Kebudayaan bersama KPOTI Badung juga siap menggelar lomba layang-layang badung,” tambahnya. (*) 


 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #tradisi bali #Wabup #Pekan Kebudayaan Daerah #dibuka #Pemkab Badung #suiasa