Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cegah Penularan PMK, Distan Tabanan Gencarkan Vaksinasi di Sentra Peternakan Sapi

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 19 April 2024 | 02:28 WIB
Cegah Penularan PMK di Tabanan, Distan gencarkan vaksinasi PMK.
Cegah Penularan PMK di Tabanan, Distan gencarkan vaksinasi PMK.


TABANAN, BALI EXPRESS- Meskipun wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sudah berlalu, namun untuk tetap menjaga kesehatan hewan ternak, khususnya sapi di Kabupaten Tabanan, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Tabanan I Gede Parta Ariana, menyebutkan vaksinasi untuk mencegah hewan ternak terjangkit PMK terus dilakukan, meski sejak awal tahun 2024 sudah tidak ditemukan lagi kasus PMK di Tabanan.
 

"Untuk vaksinasi saat ini, dilakukan dua kecamatan, yakni di Kecamatan Pupuan dan Marga, karena di kedua kecamatan tersebut, selain sentra peternakan sapi, juga merupakan kawasan perbatasan, sehingga lebih rentan terhadap serangan virus pada ternak," jelasnya Kamis (18/4).

Selain itu, di kedua kecamatan tersebut, dikatakan Parta Ariana, sampai saat ini populasi sapi yang belum tersentuh vaksinasi jumlahnya cukup banyak.
 
 
Sebanyak 4.784 ekor di kecamatan Marga dan 307 ekor di kecamatan Pupuan.
Sedangkan jumlah total populasi sapi di Kabupaten Tabanan sebanyak 41.227 ekor.
 
Namun dari jumlah tersebut, total keseluruhan sapi yang sudah mendapat vaksinasi PMK tahap I, II,III hanya 14.606 ekor.
 

"Jadi jumlah sapi yang belum divaksinasi hingga bulan April 2024 ini, masih relatif banyak, apalagi kawasan perbatasan seperti Marga dan Pupuan jumlah populasi sapi yang belum tervaksinasi PMK juga cukup banyak," ungkapnya.

Dengan kondisi ini, Parta Ariana menjelaskan, untuk saat ini pihaknya berupaya untuk segera menuntaskan capaian vaksinasi PMK. Apalagi dikatakannya vaksinasi PMK untuk ternak sapi ini merupakan arahan dari pemerintah Provinsi Bali.
 

Ia menambahkan, vaksinasi PMK pada sapi ini merupakan upaya untuk memutus munculnya kembali virus PMK. Selain itu, vaksinasi PMK pada sapi tidak memiliki efek samping. “Virus akan sirna jika dilakukan vaksinasi secara berturut-turut selama 4 hingga 5 tahun dari awal ditemukannya kasus,” tambahnya. (*) 
Editor : I Dewa Gede Rastana
#kesehatan #sapi #vaksinasi #hewan ternak #tabanan #pmk