BALI EXPRESS- Sebuah akun Facebook Joni Aryawan DeMatre menjadi sorotan usai memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan pemerkosaan ayah kandung terhadap putrinya di Buleleng.
Dalam postingannya, Jumat (26/04) akun yang mengaku sebagai sosok ayah kandung yang dituduh memperkosa putrinya mengaku dirinya difitnah oleh sang istri.
Baca Juga: Beri Klarifikasi; Ayah Kandung Diduga Perkosa Anak di Buleleng Sebut Dirinya Difitnah
Bahkan melalui akun Joni Aryawan DeMatre, sosok ayah kandung itu membeberkan dugaan penelantaran anak yang dilakukan oleh sang istri.
Aku itu menyebut bahwa sang istri terlalu sibuk bekerja di dua tempat sehingga tak sempat mengurus kedua anaknya.
Bahkan akun tersebut mengaku bahwa selama ini dirinyalah yang mengurus sang anak.
“Ibu saya sebagai saksi yang ngasuh anak saya setiap hari, kamu sibuk kerja pergi jam 4 pagi datang jam 8 malam,” tulis akun tersebut dikutip pada Sabtu (27/04).
Bahkan akun tersebut juga menyebut sempat saling lapor dengan sang istri atas dugaan kekerasan terhadap anak.
Baca Juga: Terkuak Alasan Bule Australia Lakukan Penganiayaan Sopir Taksi di Kuta Bali
Namun laporannya sang istri yang tak dilengkapi oleh bukti sehingga ditolak oleh Polres Buleleng.
“Laporannya ditolak oleh Polres karena buktinya tidak lengkap dia malah lapor ke Polda dan bawa pengacara,” jelasnya.
Akun itu juga menyebut bahwa saat ini pihaknya telah berpisah dengan sang istri.
Bahkan ia menyebut bahwa mantan istrinya membawa kabur anak keduanya.
“3 bulan sudah pisah ketika saya kerja di Denpasar dia kerja di Singaraja, dan sekarang pisah bawa kabur anak saya yang ke 2 sudah 2 bulan,” jelas akun tersebut.
Sebelumnya, viral sebuah rekaman suara pengakuan bocah dari Singaraja Buleleng diduga diperkosa oleh ayah kandungnya beredar di media sosial.
Rekaman suara pengakuan bocah perempuan berinisial VDY (7) itu diunggah oleh penggiat media sosial Ary Ulangun pada Kamis (26/04).
Dalam keterangan unggahannya, rekaman suara itu didapat dari ibu korban yang sempat menghubungi untuk meminta bantuan atas kasus yang menimpa sang anak.
Dalam rekaman suara yang beredar, bocah perempuan malang itu membeberakan secara jelas bagaimana terduga pelaku yang notabene adalah ayah kandungnya melakukan aksi bejat tersebut.
Sang bocah mengaku bahwa bagian intimnya sering digosok-gosok dengan jari oleh terduga pelaku.
Bahkan terduga pelaku juga mencabuli putri kandungnya dengan memasukkan alat kelaminnya.
Bocah perempuan itu secara polos menceritakan kejadian mengerikan itu kepada sang ibu.
Editor : Wiwin Meliana