BALI EXPRESS- Jero Bayu seorang penekun spiritual membagikan sebuah tips cara ngelungsur tamba atau obat secara mandiri dan sederhana.
Tips tersebut dibagikan Jero Bayu melalui akun media sosial pribadinya @Bayu Iinvanders pada Rabu (01/05) kemarin.
Baca Juga: Lama Vakum, PHRI Klungkung Kukuhkan Pengurus Baru, Ini Pesan Cok Ace
“Om Swastiastu semeton, hari ini saya akan membagikan tips atau cara ngelungsur tamba atau memohon obat dengan sarana sederhana,” ujar Jero Bayu membuka videonya.
Putra dari Jro Robinson ini pun membeberkan sarana-sarana yang diperlukan untuk memohon obat penyakit non medis seperti canang sari, kelapa gading dan juga minyak hangat merek apapun bisa.
Lebih lanjut, sarana tersebut dihaturkan kemudian puja dan mantranya ditujukan kepada bhatara bhatari yang berstana di Pura Dalem.
Sebelum melakukan puja kepada Bhatara dan bhatari yang berstana di Pura Dalem, pemohon tamba sebaiknya membersihkan diri kemudian melafalkan Gayatri Mantram dan Puja Tri Sandya.
Jro Bayu pun mencontohkan cara memohon tamba atau obat dengan memanjatkan doa kepada Sang Hyang Bhatara Bhatari di Pura Dalem.
“Om Ong Sugra Pakulun Bhatara Bhatara sane malinggih ring Pura Dalem sane mangkin damuh ngaturang puja lan bakti, ngalungsur paica panugrahan bhatara lan bhatari sane malingga lan malinggih ring Pura Dalem. Majalaran antuk sarana canang, majalaean antuk sarana toya bungkak, majalaran antuk minyak dadi tamba,” ujar Jero Bayu.
“Om catur dewi maha dewi, catur asrama bhatari ciwa jagat pati dewi durga macarira dewi, om catur dewi dipata yan amah,” jelasny.
Untuk mantaram yang lebih detailnya, dapat dilihat dalam unggahan yang dibagikan di akun @Bayu Invanders.
Pengulangan mantram tersebut dilakukan sebanyak tiga kali.
Setelah mantram diucapkan, kemudian satu dupa yang menyala di rajah Ong Kara di di atas toya bungkak, kemudian dupa dipadamkan.
Kemudian satu dupa yang menyala juga dirajah Ong Kara di atas minyak kemudian dupa dipadamkan.
“Kalau sulit merajah Ong Kara kalian bisa menggunakan tapa dara yang sifatnya umum,” jelasnya.
Satu dupa dibiarkan tetap menyala di atas canang cari.
Setelah itu toya bungkak bisa diminum untuk membersihkan energi negative yang berada di dalam tubuh.
Sedangkan untuk minyak bisa dicolek untuk membuat tapak dara di dahi, bagian dada dan bagian pusar.
Setelah itu lakukan pengaturan nafas dengan posisi duduk bersila.
Jika dalam tubuh seseorang ada energi negative maka yang akan dirasakan adalah panas, pusing hingga mual.
“Jika ada yang sampai muntah biarkan keluar, ada juga yang keluar melalui buang air besar atau buang air kecil,” pungkasnya
Editor : Wiwin Meliana