BALI EXPRESS- Warganet dibuat geram dengan aksi peracunan hewan peliharaan anjing yang kembali terjadi di Bali.
Dalam video yang bagikan oleh akun @kayu_selem07 via akun @punapibali, terlihat seekor anjing terkapar dengan kondisi mengenaskan.
Dalam video terlihat seekor anjing berwarna cokelat itu tengah sudah terkapar dengan tubuh menggelinjang karena kesakitan.
Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa anjing peliharaan milik warga itu diduga diracun oleh oknum tak bertanggung jawab.
Kejadian tersebut terjadi di wilayah Renon pada Sabtu (04/05) sekitar pukul 03.00 Wita.
Baca Juga: Badan Timnas Panggil Elkan Baggot untuk Perkuat Garuda Muda Hadapi Guinea di Olimpiade Paris 2024
Dugaan peracunan anjing itu juga diperkuat dengan ditemukannya sisa racun di depan gang rumah warga.
“Saat ditemukan kondisi anjing lari ke dalam rumah lalu mulutnya berbusa dan mengeluarkan darah serta kejang hingga akhirnya mati,” tulis keterangan dalam video tersebut dikutip pada Sabtu (04/05).
“Bagi semeton yang memiliki peliharaan anjing harap selalu waspada nggih,” imbuh keterangan dalam unggahan tersebut.
Sontak saja video tersebut mengundang beragam komentar warganet di media sosial.
Sebagian warganet merasa geram dengan ulah oknum orang yang suka meracuni anjing tersebut.
“Buat apa ngeracun begitu? Buat nambah karma buruk? Semoga karma cepat membalas,” tulis akun @kapibaraaa_.
Baca Juga: Soal Mahasiswa STIP Meninggal, Akun Diduga Sepupu Korban Minta Senioritas dan Bullying Dihapuskan
“Biasanya yang ngeracun gini bakal cepet mati juga, bahkan mengenaskan,” tulis akun @xdeputra.
“Terimakasih min, dan untuk yang punya anjing agar lebih waspada lagi agar tidak terjadi lagi,” komentar si pemilik video.
Sementara ada juga warganet yang memberikan tips untuk menolong anjing peliharaan yang terkena racun.
“Mungkin sedekit sharing sedikit untuk yang punya anjing, sebagai jaga-jaga kalau ada racun-racun begini bisa sedia norit tablet atau minyak kelapa atau kalau kebetulan ada bisa kasi air kelapa,” tulis akun @aa_gayatri.
Hingga kini unggahan tersebut mendapat 1,1 ribu suka dan 135 komentar.
Editor : Wiwin Meliana