Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Soal Penyebab Kebakaran di Sesetan yang Menelan Tiga Korban Jiwa, Begini Jawaban Polisi!

I Gede Paramasutha • Rabu, 8 Mei 2024 | 22:08 WIB
PENYEBAB KEBAKARAN: Penyebab kebakaran rumah kos di Sesetan yang menelan tiga korban jiwa belum terungkap.
PENYEBAB KEBAKARAN: Penyebab kebakaran rumah kos di Sesetan yang menelan tiga korban jiwa belum terungkap.

DENPASAR, BALI EXPRESS – Penyebab kebakaran rumah kontrakan dan kos-kosan di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin (6/5) malam, masih menyisakan tanda tanya.

Apalagi insiden itu sampai merenggut tiga korban jiwa dalam satu keluarga yang terdiri dari ayah bernama Made Ari Sanjaya, ibu Komang Novi Mertasari, dan balita Putu Gede.

Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menjelaskan, Bidang Lab Forensik (Bid Labfor) Polda Bali masih melakukan pemeriksaan mengenai penyebab kebakaran.

 "(Hasil pemeriksa) Belum ada, karena Bid Labfor masih lakukan pemeriksaan. Kalau sudah fix hasilnya akan segera kami sampaikan," ucap mantan Kapolresta Denpasar itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda kos-kosan di Jalan Taman Sari 2C Blok I, Banjar Pembungan, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Senin (6/5) sekitar pukul 23.00 WITA.

Insiden itu memakan tiga korban jiwa yang diduga merupakan satu keluarga, terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Menurut Informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum musibah ini terjadi, salah satu korban Nopi sempat membuat story di akun WhatsApp yang memperlihatkan dia bercanda bersama anak dan suaminya.

Bahkan, keluarga yang jadi korban sempat juga menelepon video (Video Call) kerabat yang berada di kampung. 

Salah seorang saksi berinisial IK, 24, kepada polisi, menuturkan,  awal kejadian ini diketahui ketika ia baru datang dari menjemput temannya M, 25, yang pulang kerja sekitar pukul 22.40.

Saat sampai di TKP, mereka melihat ada korban api yang menyala besar.

"Saksi mendengar suara meminta tolong dari dalam rumah, juga terdengar teriakan ibu-ibu dan anak kecil sedang menangis," beber sumber, Selasa (7/5).

Sehingga, mereka langsung meminta tolong kepada warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

Setahu IK, tidak melihat ada korban yang di dalam kontrakan yang keluar.

Musibah itu pun dilaporkan warga kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.

Tak berselang lama, tiga unit mobil Damkar tiba si lokasi. Amukan si jago merah daoat dijinakkan sekitar pukul 00.30 WITA.

"Setelah api padam, warga baru mengetahui bahwa ada tiga korban jiwa di dalam kos-kosan," tambah sumber (*)

Editor : Nyoman Suarna
#korban jiwa #sesetan #kebakaran #penyebab