Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

New Moscow Muncul di Peta Wilayah Canggu Bali, Dinas Pariwisata Sebut Tak Masalah, Asalkan…

I Made Mertawan • Rabu, 15 Mei 2024 | 15:04 WIB
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun saat memberikan pengarahan dalam pertemuan dengan para sopir transportasi online.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun saat memberikan pengarahan dalam pertemuan dengan para sopir transportasi online.

DENPASAR, BALI EXPRESS – Gambar peta bernama New Москва dengan bahasa Rusia atau New Moscow yang letaknya di wilayah Canggu, Kuta Utara, Kabuaten Badung, Bali menjadi perhatian masyarakat. 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun pun menanggapi New Moscow di Canggu tersebut.

Bagus Pemayun menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan penamaan New Mocsow di peta Canggu. Dengan catatan, kalau hanya sebuah penamaan saja. 

“Kalau hanya nama tidak menjadi masalah. Misalnya seperti nama restoran Little India di Bali atau pecinan di Singapura,” jelas Bagus Pemayun, Selasa, 14 Mei 2024.

Ia menekankan bahwa penamaan itu tidak menjadi persoalan, terpenting mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.

"Sama kayak nasional Kampung Jawa atau Kampung Bali sebagainya. Asal mereka ikut aturan, aturan nasional dan tidak membuat masyarakat lokal terganggu," katanya, mencontohkan.

Kemunculan peta New Moscow di wilayah Canggu, Kabupaten Badung, Bali.
Kemunculan peta New Moscow di wilayah Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

Namun demikian, pihaknya akan turun langsung mengecek untuk mengetahui memastikan aktivitas tempat tersebut.

Itu penting dilakukan karena New Moscow di Canggu itu cukup viral di media sosial.  

Kalau istilah saja iya. Kami akan mengecek aktivitasnya dan kami akan informasikan nanti," terangnya.

Munculnya New Moscow tersebut juga mendapat beragam tanggapan dari warganet di Bali.

“Tolong jangan menormalisasi lelucon seperti ini. Ini tidak lucu bagi kami penduduk setempat. Kau mempermalukan pulaumu sendiri,” tulis akun @bondibalibaby.

“Ini sebenarnya tidak lucu, jika Bali tidak berhati-hati orang-orang ruzians akan mengambil alih seperti mereka mengambil alih negara lain,” tulis akun @liana_ukraina.

Warganet lain menghubungkan hal itu sebagai penjajahan bentuk baru dari negara Rusia.

 “Penjajahan baru/neokolonialisme atas nama investor pariwisata. Praktek yang sedang terjadi di Bali, di mana investor asing memanfaatkan investasi pariwisata untuk menduduki wilayah dengan cara membeli tanah untuk dijadikan tempat tinggal sekaligus bisnis,” tulis akun @countureculture. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #New Moscow #canggu #PETA #badung