Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Akun Ini Sayangkan Aksi Pemangku yang Larang WNA India Doa; Tuai Pro dan Kontra Warganet

Wiwin Meliana • Rabu, 15 Mei 2024 | 20:01 WIB

Sebuah akun menjadi sorotan usai menyayangkan sikap pemangku yang melarang WNA India berdoa dengan cara sendiri
Sebuah akun menjadi sorotan usai menyayangkan sikap pemangku yang melarang WNA India berdoa dengan cara sendiri

BALI EXPRESS- Sebuah akun Tiktok menjadi sorotan warganet di media sosial.

Akun bernama @_sanatani itu turut menanggapi video viral perdebatan seorang pemangku dengan WNA asal India di Pura Tirta Empul, Gianyar Bali.

Perdebatan pemangku dan WNA asal India tidak terhindarkan lantaran sang pemangku melarang WNA tersebut bersembahnya dengan adatnya sendiri.

Baca Juga: Kembali Viral di Tiktok, Ini Lirik Memodal Tresna Lagu Lawas Penyanyi Raka Sidan

Pemilik akun yang mengaku sebagai orang Bali itu mengaku menyayangkan aksi pemangku Pura Tirta Empul yang melarang WNA India berdoa dengan adatnya.

“Bagaimana tidak orang sembahyang dilarang-larang, itu urusannya dengan Tuhan,” ujar narasi dalam video yang dibagikan akun tersebut dikutip pada Rabu (15/05).

Menurut si pemilik akun, Hindu tidak pernah meninggalkan jati diri.

Sebagai orang Bali, tentu ia tidak akan senang jika dipaksa untuk bersembahyang mengikuti adat negara tertentu.

Baca Juga: Tingkatkan Skill Berkendara Komunitas Honda Lewat Safety Riding Refreshment

“Coba kita posisikan diri kita jika kita diperlakukan seperti itu dinegara lain, apakah kita senang,”ujar narasi dalam unggahan akun tersebut.

Dalam keterangannya akun tersebut juga mengatakan bahwa Hindu mengenal ajaran Tat Twam Asih.

Menurutnya, ajeg atau punahnya Hindu Nusantara tergantung dari sikap umatnya sendiri.

“Kalau umat Hindu Bali perlu pertolongan pasti sesama Hindu yang akan nolongin,” jelas akun tersebut.

Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar warganet di kolom komentar.

Sebagian warganet setuju dengan pandangan akun tersebut, namun Sebagian warganet juga setuju dengan sikap Jro  Mangku yang meminta WNA India untuk berdoa sesuai dengan adat di Pura tersebut.

Baca Juga: Pearl Cadet Gray; Warna Baru Motor Ikonik Honda Super Cub C125

“Harus ada audiensi antara 2 belah pihak, karena berita yang tersebar sudah berbeda-beda. Tapi pada intinya Hindu mengajarkan kedamaian, mungkin ada alasan tertentu dibalik pemangku tersebut sehingga terjadi perdebatan,” tulis akun @Nahula sahadewa.

“Kemunduran Hindu di Bali, Hindu tetap Hindu universal,” komentar akun @Ananden3571.

“Hindu kental dengan ajaran yang toleran dan universal dengan nafas Tat Twam Asi, kita sebagai orang Bali mempersilakan orang luar daerah untuk beribadah, dan orang luar mesti menghormati lokal genius yang berlaku,” jelas akun @Idabagusgedewiyad.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pura tirta empul #Larang #akun #WNA India #doa #pemangku