Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Soal Konten Gek Bali; Meski Sudah Minta Maaf, Niluh Djelantik Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

Wiwin Meliana • Selasa, 21 Mei 2024 | 16:08 WIB

Niluh Djelantik tegaskan akan tetap membawa kasus konten Gek Bali ke ranah hukum
Niluh Djelantik tegaskan akan tetap membawa kasus konten Gek Bali ke ranah hukum

BALI EXPRESS- Senator terpilih Niluh Djelantik menanggapi permintaan maaf dari managemen SINII Digital Agency.

Permintaan maaf tersebut buntut dari video konten Gek Bali yang viral dan tuai banyak kecaman karena diduga melecehkan perempuan Bali.

Baca Juga: Kontroversi Video Gek Bali: Niluh Djelantik Tempuh Jalur Hukum, CEO SINII Digital Minta Bertemu

Akibat hujatan yang dilayangkan warganet, pihak managemen SINII Digital pun beberapa kali membuat permohonan maaf.

Permohonan maaf sempat dibuat melalui akun instaram story @siniidigital padal Minggu (19/05) malam.

Tidak cukup sampai di sana, permohonan maaf juga dibuat melalui sebuah video yang dilaukan oleh CEO sekaligus owner SINII Digital Agency, Donny Sucahya.

Meski telah menyampaikan permohonan maaf atas video Gek Bali yang telah dibuat, namun Niluh Djelantik menyebut bahwa proses hukum akan terus berjalan.

Niluh Djelantik menyebut bahwa pihaknya akan menjadwalkan proses pelaporan ke kepolisian terkait Video Gek Bali itu.

Baca Juga: Ajang Kreativitas Pemuda Klungkung, KNPI Klungkung Segera Gelar Klungkung Youth Fest ke-6

“Permohonan maaf diterima. Proses hukum jalan terus. Segera akan Mbok jadwalkan proses laporan ke kepolisian @poldabali,” tulis Niluh Djelantik diakun Instagramnya dikutip pada Selasa (21/05).

Unggahan tersebut pun mendapat beragam dukungan dari warganet di media sosial.

Sebagian warganet mengaku akan mengawal kasus tersebut sehingga taka da lagi konten-konten yang merendahkan seorang perempuan.

“Dalam tata krama dan tata Susila terkandung banyak ilmu baik, serta rambu bercanda agar tidak merendahkan nilai-nilai yang dihormati. Mohon sempatkan mengenalnya sebelum membuat konten dan di Bali wanita itu mulia, sangat dihormati,” tulis akun @marmarherrz.

“Kami akan dukung dan kawal, dan memohon dengan sangat agar @niluhdjelantik mewakili suara hati kami sebagai perempuan Bali, ini bukan hanya berdampak kemental kami, tapi kami takut jika diluaran Bali yang melihat video Gek Bali ini akan menganggap kami sebegitu rendahnya,” tulis akun @ghek_tri.

Baca Juga: Mencuat Informasi Damai, Polisi Tetap Proses Hukum Dua Bule Penganiaya Pecalang

Sebelumnya, Owner sekaligus CEO dari SINII Digital Agency akhirnya membuat permohonan maaf secara resmi.

Permohonan maaf melalui sebuah video dan diunggah melalui feed Instagram akun @siniidigital ini dibuat usai permohonan maaf melalui Instagram story mendapat tanggapan sinis dari Niluh Djelantik.

“Beberapa jam sebelum video ini diuplod, kami mendapat banyak  sekali DM kritik dan masukan tentang video  Gek Bali,” jelas Owner dan CEO SINII Digital Agency Donny Sucahya didampingi oleh dua orang talent yang terlibat dalam pembuatan video Gek Bali dikutip pada Senin (20/05).

Lebih lanjut, Donny Sucahya menyebut bahwa semua konsep dan ide dari konten yang berjudul Gek Bali merupakan ide darinya.

“Tentunya telah mendapat persetujuan dari saya, setiap orang yang ada dalam video tersebut hanyalah talent,” ungkapnya.

Baca Juga: KETERLALUAN! Bocah 7 Tahun di Buleleng Alami Pendarahan, Dikira Jatuh Ternyata Dirudapaksa Tetangga

Pihaknya menyebut tidak ada niat untuk merendahkan, menyinggung atau menjelekkan pihak mana pun.

“Saya Donny Sucahya, kami meminta maaf sebesar-besar atas kejadian ini, dan fokus akan membuat konten yang mengedukasi dan bermanfaat untuk semua orang,” ujarnya.

 

Editor : Wiwin Meliana
#gek bali #hukum #minta maaf #Niluh Djelantik #SINII Digital