Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

100 UMKM di Bali Difasilitasi Mendapat Sertifikasi Halal

Rika Riyanti • Sabtu, 25 Mei 2024 | 01:12 WIB
PELATIHAN: Pelatihan dan workshop bagi UMKM BCA untuk memperoleh sertifikasi halal
PELATIHAN: Pelatihan dan workshop bagi UMKM BCA untuk memperoleh sertifikasi halal

DENPASAR, BALI EXPRESS - Belum lama ini, Kementerian Perdagangan mewajibkan kepada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia memiliki sertifikasi halal pada produksi. Sertifikasi halal untuk UMKM ini disebutkan mulai berlaku pada Oktober 2024 mendatang.

Berangkat dari ini, Emiten PT Bank Central Asia (BBCA) atau BCA memfasilitasi ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Bali mendapat sertifikasi halal. Bali menjadi salah satu dari 11 Provinsi dan 21 Kota di Indonesia yang menjadi target BCA untuk sertifikasi halal.

Menurut EVP Corporate Communication dan Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, untuk tahap awal, ditargetkan sebanyak 100 UMKM di Bali mendapat sertifikat halal, sebelum mendapat sertifikat, para UMKM akan dibekali pelatihan atau workshop kemudian akan dikurasi untuk penyesuaian standar.

“Pada 2024, Bali menjadi salah satu dari 11 Provinsi dan 21 kota yang akan difasilitasi sertifikasi halal. Pada 2024 secara nasional kami menargetkan 2.000 UMKM, naik dua kali lipat dari 2023 dimana 1.000 UMKM di 10 Kota sudah kami fasilitasi,Upaya ini menempatkan BCA pada tahun 2023 di peringkat kedua nasional sebagai lembaga dengan kuota sertifikat halal terbanyak. ” katanya, Jumat (24/5).

Tidak hanya menyerahkan sertifikasi halal, BCA juga mendukung pengembangan UMKM dengan terus meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada UMKM. tercermin dari penyaluran kredit segmen UMKM di BCA yang tumbuh sebesar 13,5 persen year on year (yoy) mencapai Rp110,4 triliun per Maret 2024.

Dalam rangka terus mendorong penyaluran kredit ke sektor ini, BCA memberikan suku bunga kredit rendah bagi debitur komersial dan UMKM yang bergerak dalam kegiatan usaha berwawasan lingkungan.

Di Bali sendiri, BCA juga menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) yang bernilai hingga Rp 101 juta untuk pengusaha coffee shop. Penyerahan KUR BCA dilakukan oleh Kepala Pengembangan Bisnis Wilayah IV Soehardiyanto Budi Krisbandono kepada Debitur Lamriah Ester Febrianti.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Wayan Jarta mengatakan, sertifikasi halal di Bali akan terus dipacu karena jumlah UMKM yang mendapat sertifikasi halal masih jauh dari ideal. Hingga saat ini baru 4.535 UMKM di Bali yang mendapat sertifikat halal dari 424.848 UMKM.

 

 

Baca Juga: Kronologi Wanita Meninggal saat Mendaki Gunung Agung Bali, Sempat Dilarikan ke Puskesmas

“Kami dari Pemprov Bali terus mendorong produk - produk halal untuk mendapat sertifikasi halal agar pasar UMKM Bali semakin luas, bisa menembus pasar nasional,” katanya.(*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #BCA #sertifikasi #halal #umkm #pelatihan #Workshop