Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan yang Diduga Membuat Kakak-Beradik Tewas Usai Melompat di Jembatan Tukad Bangkung

I Gede Paramasutha • Senin, 27 Mei 2024 | 19:07 WIB
PEMERIKSAAN: Polisi memeriksa motor milik korban kakak-beradik yang tewas usai diduga bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung.
PEMERIKSAAN: Polisi memeriksa motor milik korban kakak-beradik yang tewas usai diduga bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Menerima informasi terkait dugaan kakak-beradik bunuh diri di Jembatan Tukan Bangkung, Polsek Petang langsung ke lokasi (TKP).

Polisi menemukan satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa adanya pengendara.

Setelah dicek, di dalam jok terdapat sebuah KTP, sebuah Hp, sebuah SIM C, sebuah STNK, dan sepasang sandal.

Lalu, anggota Polsek Petang memintai keterangan ke warga atau pedagang di sekitar jembatan. Akan tetapi tidak ada yang melihat peristiwa nahas tersebut.

Petugas didampingi pria bernama Wayan Kuntara, 45, berinisiatif menyusuri sungai di bawah.

"Petugas berjalan kaki menyusuri area sungai di bawah mengingat areal terjal yang tidak bisa di akses menggunakan kendaraan," kata Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma.

Sesampainya di dasar sungai, tampak ada sebatang pohon yang patah, kurang lebih berjarak 30 meter dari posisi petugas.

Merasa curiga, personel kepolisian lantas mengecek tempat tersebut.

Hingga akhirnya, ditemukan satu orang dewasa dan satu orang masih anak-anak sudah meninggal dunia dalam posisi tengkurap di pinggir sungai.

Selanjutnya, kakak-beradik asal Banjar Dinas Rendentin, Desa Bontihing, Kubutambahan, Buleleng ini dievakuasi bersama tim dari BPBD, serta masyarakat untuk dibawa ke Puskesmas Petang II menggunakan Ambulan milik Puskesmas.

Hasil pemeriksaan awal, bibir kedua korban mengeluarkan darah dan tulang tangan kanan dari Putu Y patah.

Dugaan sementara, kakak-beradik itu meninggal dunia karena benturan keras di kepala.

Selanjutnya guna dilakukan autopsi, kedua korban dibawa ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar.

Editor : Nyoman Suarna
#tewas #polisi jadi korban pengeroyokan #pemeriksaan #Tukad bangkung #kakak-beradik #bunuh diri