BALI EXPRESS- Warganet menyayangkan aksi pemukulan yang dilakukan sekelompok pemuda di sebuah minimarket hingga kini belum ditangkap.
Padahal kasusnya sudah dilaporkan dan viral di media sosial.
Baca Juga: Bantah Pelaku Pemukulan di Minimarket Anggotanya, Akun Geng Takiya Dikunci dan Hapus Postingan
Bahkan warganet juga menyebut bahwa wajah-wajah pelaku telah terekam jelas oleh kamera CCTV dan beredar di media sosial.
Kekecawaan warganet terlihat dalam komentar di unggahan senator Arya Wedakarna yang mengunggah dugaan keterlibatan geng Takiya dalam aksi pemukulan tersebut.
Secara terang-terangan AWK mengunggah bukti jika aksi anarkis tersebut dilakukan oleh sebuah geng.
Baca Juga: Korban Rudapaksa Dalam Pengawasan: Dinsos Buleleng Ungkap Kondisi Terbaru PWN
AWK mengunggah beberapa potret diduga pelaku menggunakan baju dengan nama dan lambang dari sebuah geng.
Pada salah satu foto, terlihat salah satu diduga pelaku pemukulan di minimarket Denpasar menggunakan baju kaos berwarna hitam.
Pada bagian depan baju tertulis nama “Takiya” yang diduga merupakan nama sebuah geng di Denpasar.
Kemudian pada bagian belakang baju tersebut berisi gambar burung yang diduga sebagai lambang geng Takiya.
“Onden masih bakate ken polisi jik? Padahal wajah sangat jelas lo,” tanya akun @ariksntk_ dikutip pada Selasa (04/06).
“Mungkin kurang viral jadi belum ketangkap sama polisi,” tulis akun @mang.but.
“Bikin ulah-viral-klarifikasi-keto deen terus sing ade efek jera minimal penjara 6 bulan,” tulis akun @indrade_ig.
Sementara itu, dikutip dari Radar Bali Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan, dan mengatakan kejadian tersebut masih dalam penyelidikan.
"Informasi tentang adanya dugaan penganiayaan itu sudah mendapat atensi dari kepolisian. Anggota di lapangan masih melakukan penyelidikan terhadap identitas pelaku," pungkas AKP Sukadi.
Editor : Wiwin Meliana