DENPASAR, BALI EXPRESS- Kabar duka menyelimuti keluarga Nyoman Yudara, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Banjar Dinas Kajanan, Desa Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali.
Nyoman Yudara ditemukan tak bernyawa di Republik Ceko pada Rabu, 6 Juni 2024 malam.
Teman sekamar Nyoman Yudara lah yang pertama kali menemukannya telah tiada.
Kabar duka ini kemudian diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Praha dari laporan polisi setempat.
“KBRI Ceko telah menerima laporan dari polisi setempat perihal meninggalnya WNI/PMI dan telah difasilitasi oleh perwakilan RI di Praha, Ceko,” kata Kepala BP3MI Bali A.A. Gde Indra Hardiawan dikonfirmasi pada Sabtu, 8 Juni 2024.
Hardiawan menegaskan bahwa BP3MI Bali telah bergerak dengan berkoordinasi dengan keluarga Yudara di Bali.
Upaya ini termasuk pengurusan surat keterangan keluarga tidak mampu.
"Pihak keluarga telah kami koordinasikan perihal data dukung surat keterangan keluarga tidak mampu, serta BP3MI Bali telah meneruskan Surat Permohonan Fasilitasi Pemulangan ke pusat," jelas Hardiawan.
Koordinasi intensif terus dilakukan oleh BP3MI Bali bersama BP2MI Pusat dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI di Praha, Ceko.
Menurut keterangan yang diperoleh, hasil otopsi awal yang dilakukan oleh otoritas setempat menyebutkan penyebab kematian Nyoman Yudara karena sakit.
Saat ini jenazah pria berusia 35 tahun itu berada di rumah sakit di Ceko untuk proses lebih lanjut.
Pada saat itu, Yudara mengeluh batuk dan merasa sesak napas. Sehari kemudian, istrinya sempat mencoba menghubungi Yudara, tapi tidak mendapat jawaban.
Ibu kandungnya juga mencoba menghubunginya. Juga tidak ada balasan.
Barulah pada malam hari, yakni pada Rabu, 5 Juni 2024 keluarganya mendapat kabar bahwa Yudara sudah meninggal dunia. (*)
Editor : I Made Mertawan