BALI EXPRESS- Munculnya spekulasi pengoplosan di balik terjadinya kebakaran Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman 1, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Minggu (9/6) juga menjadi atensi anggota DPR RI Bali, Nyoman Parta.
Baca Juga: Spekulasi Pengoplosan LPG di Balik Kebakaran Hebat Gudang Gas di Denpasar, Warganet Singgung Azab
Pasalnya, kebakaran hebat ini terjadi di tengah kelangkaan gas LPG 3 kg atau elpiji subsidi yang belakangan di alami oleh masyarakat di Denpasar dan sekitarnya.
Menanggapi spekulasi Gudang gas LPG yang terbakar adalah tempat pengoplosan, Nyoman Parta pun buka suara.
Pihaknya meminta kepada pihak kepolisian agar mengungkap siapa otak dibalik kegiatan pengoplosan gas tersebut.
Baca Juga: NAH KAN! Pertamina Sebut Gudang LPG Terbakar di Denpasar Ilegal dan Diduga Tempat Oplos Gas Subsidi
“Jika benar ini tempat pengoplosan sebagaimana banyak berita yang beredar, polisi harus ungkap otak dari pengoplosan,” tulis Nyoman Parta melalui akun Facebooknya dikutip pada Senin (10/06).
Pihaknya meminta agar dugaan tersebut diungkap secara terang benderang.
“Jangan hanya sampe pada pekerjanya saja, mohon diungkap secara terang benderang jangan ada yang ditutupi,” tulisnya.
Dalam unggahan yang lain, Nyoman Parta juga meminta agar pihak pertamina turun tangan.
Baca Juga: Kamar Tabung Mirip Glamping di Kintamani Bali, Chubu Glamping Silancur Suguhkan Pemandangan Juara
Pihaknya meminta agar Pertamina mencabut ijin agen dan pangkalan yang bekerjasama dengan pengoplos.
“Pertamina harus evaluasi keberadaan gas LPG Cabut ijin agen dan pengkalan yang bekerja sama dengan pengoplos,” tulisnya.
Sebelumnya, bencana yang melanda Gudang Gas LPG di Jalan Cargo memunculkan spekulasi warganet terkait penyebab kebakaran gudang LPG tersebut apakah ada kaitannya dengan pengoplosan LPG subsidi.
Apalagi saat kebakaran dan pasca kebakaran ditemukan tabung LPG berbagai ukuran. Ada yang 12 kg dan 3 kg.
Baca Juga: Diubah Jadi Sekolah Reguler Era Gubernur Wayan Koster, SMAN Bali Mandara Kini Kembali Berasrama
Bahkan dalam video rekaman kebakaran Gudang Gas LPG tersebut berisi narasi warganet yang menyebut kebakaran tersebut sebagai azab dari tindakan pengoplosan yang diduga dilakukan oleh oknum.
“Ne orang sing ngoplos? Be mekelo ne semua pejabat kena batunya, ne akibat kemiskinan rakyat ne,” ujar si perekam video yang diunggah oleh akun @punapibali dikutip pada Senin (10/06).
Editor : Wiwin Meliana