Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dugaan Pengoplosan Gas LPG di Mengwi Tidak Terbukti, Wayan Setiawan Minta Maaf, Ini Pesannya Kepada Pertamina

Wiwin Meliana • Senin, 10 Juni 2024 | 16:37 WIB

Wayan Setiawan membuat klarifikasi terkait pernyataanya tentang dugaan pengoplosan gas di Mengwi
Wayan Setiawan membuat klarifikasi terkait pernyataanya tentang dugaan pengoplosan gas di Mengwi

BALI EXPRESS- Usai pernyataan tentang penyebab kelangkaan gas LPG 3 kilogram karena adanya dua tempat oplos gas terbesar di Mengwi, Badung viral, Wayan Setiawan kembali membuat video klarifikasi.

Dalam video yang diunggah oleh akun @sahabat_polri.bali, Wayan Setiawan menyebut bahwa setelah di cross cek ke lapangan tidak ditemukan adanya pengoplosan gas di wilayah Mengwi, Badung.

Baca Juga: Gudang LPG di Denpasar Terbakar-Makan 18 Korban, Pertamina Duga Tempat Oplos, Netizen: Karma, Doa Emak-emak Terkabul!

“Bahwa setelah saya cross cek ke lapangan yang saya menyebut bahwa di daerah Mengwi ada pengoplos gas, ternyata tidak saya temukan,” ujar Wayan Setiawan membuka videonya.

Lebih lanjut, pihaknya pun mendapat informasi dari beberapa teman yang menjadi agen gas LPG bahwa kelangkaan gas itu diakibatkan adanya aturan baru dari kementrian ESDM yang mewajibkan setiap pembeli gas LPG 3 Kg menyetorkan KTP dan KK.

Baca Juga: Amor ing Acintya! Bayi Berusia 10 Bulan di Jembrana Bali Ditemukan Tenggelam di Penampung Air Limbah Rumah Tangga

“Kedua ada pengurangan kuota 9 % untuk pulau Bali. Ketiga ada cuti dan libur bersama kemarin sehingga menyebabkan tersendatnya arus distribusi gas,” jelasnya dikutip pada Senini (10/6).

Lebih lanjut, pihaknya tetap menyampaikan kritik kepada Pertamina agar dapat memperhitungkan secara tepat kebutuhan dan kuotas gas yang diperlukan oleh masyarakat Bali.

“Sebagai perusahaan negara yang menguasai hajat hidup orang banyak, seharusnya anda pintar-pintar mengitung tentang kebutuhan gas di Bali,” jelasnya.

Baca Juga: Nyoman Parta Desak Polisi dan Pertamina Usut Tuntas Dugaan Pengoplosan di Balik Kebakaran Gudang LPG Denpasar

Hal ini disampaikan agar tidak menimbulkan keresahan dan asumsi liar di masyarakat kecil.

“Untuk ke depannya jadikan ini pelajaran sebab gas sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Bali. Kalau ada peraturan yang mewajibkan agar ini dan itu tolong jangan memberatkan masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, ucapan Wayan Setiawan terkait dugaan adanya pengoplosan gas di Wilayah Mengwi telah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Setelah ditelusuri ke lokasi yang ditujukan oleh Setiawan, ternyata tidak ditemukan adanya kegiatan pengoplosan Gas LPG 3 Kg dari tabung bersubsidi ke tabung besar untuk dijual dengan harga non-subsidi.

Baca Juga: Spekulasi Pengoplosan LPG di Balik Kebakaran Hebat Gudang Gas di Denpasar, Warganet Singgung Azab

Ternyata kedua pemilik gudang menyatakan memang benar dulu di kedua gudang dimaksud pernah melakukan kegiatan pengoplosan gas.

Namun, sejak dilakukan penindakan oleh Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Bali pada 2022, maka sampai sekarang gudang sudah tidak pernah beroperasi atau tidak lagi melakukan pengoplosan Gas LPG.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#OPLOS GAS #Wayan Setiawan #lpg 3 kg #mengwi #minta maaf #langka