Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mengenaskan, 3 Korban Tewas Kebakaran Gudang LPG di Denpasar Mengalami Luka Bakar Hampir Sekujur Tubuh

I Gede Paramasutha • Rabu, 12 Juni 2024 | 00:09 WIB
Korban kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo Taman I, Denpasar tewas di RS Prof Ngoerah, Denpasar.
Korban kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo Taman I, Denpasar tewas di RS Prof Ngoerah, Denpasar.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah gudang gas LPG di Jalan Cargo Taman I, Ubung Kaja, Denpasar, Bali, yang dilalap api pada 9 Juni 2024 pagi mengakibatkan korban tewas bertambah. Dari 18 korban, 3 orang dinyatakan tewas karena luka bakar hampir sekujur tubuh.

Kebakaran itu sendiri diawali dengan bunyi ledakan keras dan kobaran api yang membubung tinggi sontak mengejutkan warga sekitar.

Api dengan cepat membesar dan menyambar gudang pipa paralon yang berada di sebelahnya.

Diduga kebakaran diawali oleh kebocoran gas, namun penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sebab, muncul dugaan gudang LPG ini menjadi tempat pengoplosan gas subsidi ke tabung nonsubsidi. Apalagi pihak Pertamina menyebut gudang LPG itu bukan agen atau pangkalan resmi.

Kini, kabar terbaru, dari 18 koban luka bakar, tiga di antaranya meninggal dunia.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah, dr Affan Prigambido Permana menjelaskan, pihaknya merawat 16 korban kebakaran Gudang Tabung Gas LPG.

Dari 16 orang ini ada yang langsung dibawa dari lokasi kejadian, maupun pasien rujukan dari rumah sakit lain. Tiga orang dari jumalah tersebut dinyatakan meninggal dunia.

"Sehingga sampai saat ini 13 orang masih dirawat," ujarnya dalam rilis pers.

Kepala Instansi Rawat Intensif dan Luka Bakar, dr Putu Kuniyanta menjelaskan bahwa tiga korban tersebut adalah Purwanto (43), Edi Herwanto (40), dan Yudis Aldiyanto (33).

Dokter Putu Kuniyanta menyebut ketiga pasien yang meninggal itu mengalami luka bakar yang amat parah, bahkan ada yang hampir 100 persen. Dia membeberkan kondisi ketiga korban tewas tersebut: 

1.  Purwanto

Purwanto merupakan korban yang pertama meninggal dunia. Pria asal Muncar, Banyuwangi itu dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut pada Minggu (9/6).

Dokter Kuniyanta menyebut Purwanto menderita luka bakar 74 persen dan sempat diberikan penanganan berupa bantuan alat pernapasan serta bantuan cairan.

Sayangnya, nyawa pria asal Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut tak tertolong lagi pada Senin (10/6) pukul 01.00 WITA.

2. Edi Herwanto

Edi dievakuasi dari lokasi kebakaran ke RS Surya Husadha di Ubung Kaja, Denpasar.

Namun karena lukanya cukup parah, dia dirujuk ke RS Prof Ngoerah.

Kuniyanta menjelasakan, Edi dinyatakan meninggal setelah menderita kondisi kuka bakar yang cukup berat mencapai hampir 90 persen.

Edi meninggal dunia pada Senin malam (10/6/2024).

3. Yudis Aldianto 

Yudis yang menderita luka bakar 88 persen dinyatakan meninggal di ICU pada Selasa (11/6) dini hari.

Dia merupakan pasien yang dari awal dibawa ke RS Prof Ngoerah dari lokasi kebaran di Jalan Cargo Taman I.

Dokter Kuniyanta menjelaskan, saat ini masih ada 13 pasien dari kebakaran gudang LPG tersebut. ***

Editor : Y. Raharyo
#bali #kebakaran gudang lpg #denpasar #gudang lpg terbakar