BALIEXPRESS.ID- Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kabupaten Tabanan untuk jalur Zonasi mulai dilakukan sejak tanggal 10 Juni lalu dan berakhir pada Rabu (12/6).
Pada hari terakhir PPDB jalur Zonasi ini, peserta pendaftaran terlihat cukup banyak.
Namun tidak sebanyak pada pendaftaran gelombang pertama yakni yang dikhususkan untuk jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua.
Baca Juga: Pemprov Bali Kuasai Laut 0-12 Mil, Tapi Tak Peroleh Hasil, Harapkan Pemerintah Pusat Beri Perhatian
Dari beberapa sekolah yang ada di Kota Tabanan, SMP N 1 Tabanan masih menjadi sekolah favorit bagi masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya.
Hal ini terlihat dari jumlah siswa yang mendaftar sudah membludak sejak gelombang pertama dibuka pada tanggal 3 Juni lalu.
Ketua Panitia PPDB SMPN 1 Tabanan, I Gusti Putu Anom Putra Wibawa, Rabu (12/6) menyebutkan proses PPDB jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua, sudah dimulai awal pekan lalu dan hasilnya sudah diumumkan tanggal 8 Juni lalu.
Baca Juga: Permasalahan Sampah Makin Serius, DKLH Provinsi Bali Dorong Pemilahan Sampah
"Pada pendaftaran gelombang pertama lalu, jumlah siswa yang berminat melanjutkan pendidikannya di SMP N 1 Tabanan sangat banyak. Terbukti dari jumlah siswa yang mendaftar mencapai lebih dari 500 orang," jelasnya.
Untuk jalur Zonasi, jumlahnya belum bisa diketahui karena masih harus menunggu hitungan final pada Rabu malam.
Sedangkan alokasi peserta didik yang akan diterima pada tahun ajaran 2024/2025 melalui PPDB sebanyak 352 dengan satu kelas terjadi dari 32 orang siswa.
Baca Juga: Kurangi Kemacetan, Arus Lalin Jalan Benesari Kuta Akhirnya Dirubah
Terkait dengan proses PPDB tahun ini, diakuinya akan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena pada tahun ini, sistemnya secara otomatis menyeleksi kebenaran data-data yang diperlukan untuk kepentingan PPDB di seluruh jalur.
Begitu juga dengan tempat tinggal dari calon siswa atau peserta didik baru pada jalur Zonasi akan diseleksi secara otomatis oleh sistem.
"Sehingga kami hanya memvalidasi kelengkapan data-datanya saja. Karena pendaftarannya sudah dilakukan di masing-masing SD tempat mereka lulus," tambahnya. (gek)
Editor : Wiwin Meliana