Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Persoalan Asmara Diduga Jadi Motif Pemuda di Kintamani Nekat Akhiri Hidup di Gubuk

I Made Mertawan • Selasa, 18 Juni 2024 | 13:31 WIB
Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

BALIEXPRESS.ID- Seorang pemuda bernama I Gede Sutra, warga Desa Siakin, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali nekat mengakhiri hidup.

Ia ditemukan tak bernyawa di sebuah gubuk oleh I Nyoman Superdana,24, dan I Ketut Tista,37 yang juga warga Desa Siakin, Kintamani pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Kapolsek Kintamani Kompol I Nengah Sukerna membenarkan kejadian itu ketika dikonfirmasi pada Senin, 17 Juni 2024.

Menurut Sukerna, korban ditemukan tak bernyawa karena gantung diri.

Sebelum ditemukan di gubuk Pondokan Gunung wilayah Desa Siakin, korban yang berangkat ke kebun pada pagi hari tak kunjung pulang ke rumahnya hingga sore.

Oleh karena itu, Superdana dan Tista memutuskan untuk menyusul ke Pondokan Gunung tempat korban berkebun.

Keduanya terkejut mendapati Sutra dalam posisi tergantung di gubuk. Mereka pun berteriak dan minta tolong warga sekitar.

Ternyata, korban sudah meninggal dunia. Polsek Kintamani yang mendapat laporan kejadian itu langsung ke lokasi.

Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Kintamani I, dipastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Gede.

Pihak kepolisian pun menduga korban meninggal murni karena gantung diri. Asmara diduga menjadi motif pemuda 26 tahun ini nekat mengambil jalan pintas.

“Diduga karena masalah asmara (cinta ditolak) berdasarkan komunikasi yang ada di handphone milik korban,” ungkap Sukerna.

Pihak keluarga, lanjut Sukerna menolak dilakukan autopsi. Mereka menerima kejadian itu sebagai sebuah musibah. (*)

 

 

 

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Kintamani #gantung diri #bangli