Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

UPDATE Sepasang Kekasih di Gianyar Bali Tega Buang Bayi di Pantai, KDA Sempat Disarankan Beli Obat Pelangsing oleh Ayahnya

I Wayan Ananda Mustika Putra • Kamis, 27 Juni 2024 | 14:49 WIB
Pasangan muda di luar nikah pembuang bayi di Gianyar, Bali ditangkap polisi.
Pasangan muda di luar nikah pembuang bayi di Gianyar, Bali ditangkap polisi.

BALIEXPRESS.ID- Perempuan asal Gianyar, Bali berinisial KDA,18, dan pacarnya IKS,26, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pasangan kekasih ini ditangkap Polsek Blahbatuh karena membuang bayi hasil hubungannya.

Mereka sudah ditahan dan disangkakan Pasal 306 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Keduanya tega membuang bayi itu karena hasil hubungan di luar nikah. Mereka berpacaran juga tak mendapat restu orang tuanya.

Kapolsek Blahbatuh Kompol I Made Berata mengatakan bahwa berdasarkan keterangan tersangka, bayi perempuan itu lahir dalam keadaan meninggal dunia.

Pihak keluarga KDA tidak tahu perempuan itu melahirkan. Sebab saat itu rumahnya dalam keadaan sepi.

KDA tiba-tiba sakit perut, lalu melahirkan bayi perempuan. Begitu lahir, bayi yang disebutkan sudah meninggal dunia itu langsung dibungkus menggunakan kain dan kresek, lalu dimasukkan ke jok sepeda motor, lanjut dibuang bersama IKS di Pantai Masceti, Gianyar.

Namun mayat bayi itu ditemukan terdampar oleh seorang warga bernama I Made Sudanta di Pantai Cucukan pada Senin, 24 Juni 2024.

Berata menegaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari gerak cepat Unit Reskrim Polsek Blahbatuh setelah menerima laporan penemuan jenazah bayi.

Setelah berhasil menangkap KDA dan IKS, terungkap bahwa motif di balik pembuangan bayi ini adalah hamil di luar nikah.

IKS dan KDA nekat membuang bayi mereka karena hubungan mereka tidak direstui.

Berdasarkan keterangan tersangka KDA, lanjut Berata, yang bersangkutan tidak direstui berpacaran dengan IKS dengan alasan disuruh fokus untuk belajar. Namun terlanjur hamil.

Saat mengandung, tidak ada keluarganya yang mencurigai dikarenakan rumahnya sering sepi.

Kakak dan orang tua KDA bekerja. “Saat hamil memang tidak kelihatan tapi bapaknya lihat agak gemukan dikit, disarankan agar beli obat pelangsing. Tidak ada yang curiga dia hamil, karena kesehariannya di rumah saja, anak rumahan,” jelas Berata. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #pembuangan bayi #gianyar #obat pelangsing