BALIEXPRESS.ID- Wayan Madia,84, asal Banjar Dinas Apit Yeh, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali, kehilangan sepeda motor Honda Astrea Prima tahun 1990.
Motor warna hitam DK 7534 DB itu hilang pada Rabu (10/7/2024) dan baru dilaporkan keesokan harinya.
Sepeda motor legen milik Pekak Madia ini hilang digondol maling saat diparkir di pinggir jalan utama Banjar Apit Yeh.
Saat kejadian, Pekak Madia sedang menyabit rumput untuk pakan ternak di tegalan yang ada di sekitar Banjar Apit Yeh.
Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Nyoman Artadana membenarkan peristiwa pencurian tersebut.
Menurut Artadana, Pekak Madia, kehilangan sepeda motornya ketika sedang menyabit rumput tidak jauh dari lokasi motor itu parkir.
"Sepeda motor milik korban hilang di pinggir jalan utama Banjar Apit Yeh karena kunci sepeda motor milik korban nyantol di motor. Sehingga memudahkan pelaku dalam melakukan aksinya," jelasnya.
Dilanjutkan Arthadana, korban mengetahui sepeda motornya telah raib dari tempat parkirnya ketika korban selesai menyabit rumput untuk pakan ternak.
Saat itu, korban hendak pulang untuk membawa rumput pakan ternaknya. Namun tidak menemukan sepeda motor.
Curiga motornya dibawa kabur, Pekan Madia melakukan pencarian dan bertanya kepada beberapa warga yang melintas.
"Namun dari pencarian tersebut, sepeda motornya tidak ditemukan, dan akhirnya pada Kamis (11/7/2024), korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Selemadeg Timur," lanjutnya.
Setelah menerima laporan, polisi pun mendatangi lokasi kejadian dan melakukan oleh TKP serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp6 juta.
"Dalam kasus ini, kami bekerjasama dengan Tim Opsnal Satreskrim Polres Tabanan. Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan," tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan