BALIEXPRESS.ID – Kepergian pekerja migran I Made Dwi Putrayasa, 34, asal Banjar Ketiman Kaja, Desa Manistutu, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, setelah mengalami kecelakaan kerja di Jepang, meninggalkan duka mendalam bagi sang istri.
Dwi meninggalkan seorang istri, Ni Komang Murdani, 34, dan dua anak yang masih berusia 14 dan 5 tahun.
Ni Komang Murdani mengungkapkan bahwa sebelum kecelakaan, suaminya masih sempat berkomunikasi melalui video call seperti biasa.
Tidak ada firasat buruk yang dirasakan sebelum kejadian tersebut.
"Seperti biasa, kami berkomunikasi, dan memang tidak ada firasat apapun. Saat kejadian itu, kami juga sempat mencoba menghubungi suami saya beberapa kali. Takutnya sedang sibuk, jadi tidak saya hubungi lagi," ujar Murdani.
Murdani menambahkan bahwa Dwi berencana untuk menambah waktu magang di Jepang selama dua tahun sebelum memperbarui kontrak kerja. Namun, takdir berkata lain.
"Suami saya sebenarnya dijadwalkan pulang pada bulan Maret 2025, namun ia berencana menambah waktu magang. Namun, takdir berkata lain. Sekarang yang terpenting adalah pemulangan jenazah agar cepat dan tanpa kendala," ungkapnya.
Keluarga berharap proses pemulangan jenazah Dwi tidak mengalami kendala sehingga upacara pengabenan dapat segera dilakukan sesuai adat Bali.
"Informasi yang kami terima, jenazah akan tiba di Bali pada tanggal 18 Juli 2024. Semoga tidak ada kendala supaya kami bisa melaksanakan pengabenan pada tanggal 21 Juli 2024," kata Winarka, ayah korban.
Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, Produktivitas, dan Transmigrasi, Putu Agus Arimbawa, memastikan bahwa jenazah Made Dwi akan tiba di Bali pada tanggal 18 Juli 2024.
"Pemerintah Kabupaten Jembrana berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk proses pemulangan jenazah Dwi," kata Agus.
Agus juga menjelaskan bahwa biaya proses pemulangan ditanggung oleh agen tenaga kerja serta perusahaan tempat Dwi bekerja.
Selain itu, pihaknya juga tengah mengurus santunan untuk Dwi dan keluarganya.
"Kami dari pemerintah akan menjemput menggunakan ambulans ke bandara. Selain itu, kami juga memfasilitasi keluarga untuk menjemput ke bandara," tandasnya.
Editor : Nyoman Suarna