BALIEXPRESS.ID-Peristiwa kebakaran yang melanda Gedung Global Development Learning Network (GDLN) Universitas Udayana (Unud) di Jalan Sudirman, Kota Denpasar, Bali tentu membuat panik seisi kampus.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Selasa (16/07/2024) dengan menghanguskan Gedung berlantai II tersebut.
Baca Juga: Intip 5 Khasiat Mengonsumsi Stroberi, yang Terakhir Paling Dicari-cari
Namun di tengah kepanikan akibat kobaran api yang begitu besar, seorang mahasiswi membagikan pengalaman uniknya.
Kebakaran terjadi bertepatan dengan jadwal dirinya mengikuti sidang skripsi.
Hal tersebut dibagikan oleh akun @callmesendi pada Selasa (16/07/2024).
Dalam video singkatnya, mahasiswi tersebut membagikan kondisi kampus yang saat terjadi kebakaran berlangsung.
Baca Juga: Nah Lho! Polda Bali Temukan Setengah Kilo Narkoba di Lapas Kerobokan, Siapa Punya?
“POV; kebakaran tapi tetap harus sidang,” tulisnya.
Terlihat jelas ada kepanikan beberapa penghuni kampus baik itu mahasiswa dan dosen yang berada di dekat Gedung yang terbakar.
Namun di sisi lain, mahasiswi tersebut juga membagikan proses sidangnya yang masih tetap dilangsungkan meski terjadi kebakaran.
Disebutkan bahwa sidang skripsinya berlangsung di sebuah ruangan yang cukup jauh dari sumber api.
Terlihat para dosen penguji telah duduk di meja dan membaca skripsi mahasiswi tersebut.
“Apapun yang terjadi akan ku kejar gelar itu,” tulis akun @callmesendi.
Bahkan dalam kolom komentar, mahasiswi tersebut menyebut sidang skripsi berjalan lancar dan tetap “dibantai” oleh dosen penguji.
“Dosennya pasti nanya singkat-singkat aja ya pas nguji? Karena fokus ke kebakaran,” tanya akun @cherry.
“Temen saya tetep dibantai kak, sumber apinya lumayan jauh,” jawab mahasiswi tersebut.
“Bukannya kalo kampus kebakaran mahasiswanya wajib dilulusin semua?” tanya akun @BagusAndika.
“Yakan kak, tapi ini ngaa soalnya ga semua kebakar,” jawabnya.
Unggahan itupun menjadi viral dan telah ditonton sebanyak 394 ribu kali.
Hingga saat itu, pihak kampus Unud maupun kepolisian belum berani memastikan penyebab kebakaran.
Editor : Wiwin Meliana