BALIEXPRESS.ID – Sempat diisukan maju bertarung di pemilihan gubernur (Pilgub) Bali pada November mendatang, Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya ternyata terdaftar sebagai salah satu calon pimpinan KPK dari wilayah Bali.
Demikian terungkap usai Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Muhammad Yusuf Ateh membeberkan ada 236 capim KPK dan 146 calon anggota Dewas KPK yang lolos seleksi administrasi.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya menyampaikan bahwa ia baru pertama kali mendaftar menjadi calon pimpinan KPK RI.
“Saya pertama kali daftar. Saya ikut proses seleksi dulu,” katanya, Kamis (25/7).
Kendati demikian, diakuinya, proses seleksi masih panjang. Karenanya, ia meminta doa dari masyarakat. “Saya mengikuti proses seleksi yang masih panjang, mohon doanya,” ucapnya.
Sebelumnya dikabarkan, sebanyak empat putra Bali lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan KPK.
Diantaranya Kajati Bali Ketut Sumedana (nomor urut 118), PJ Gubernur Bali Sang Made Mahendrajaya (nomor urut 191), anggota BPK RI I Nyoman Wara (nomor urut 96) dan Hakim I Gusti Bagus Komang Wijaya Adhi (nomor urut 95).
I Nyoman Wara sudah pernah lolos sampai tahap seleksi di DPR RI pada periode lalu dan sekarang kembali mengajukan diri.
Sementara Sang Made Mahendra, adalah seorang perwira polisi kelahiran Singaraja pada 3 Juli 1966. Dia memiliki istri bernama drg. Ida Setiawati.
Dalam karirnya, Sang Made Mahendra banyak mengemban jabatan, mulai dari Kapolsekta Tamate Polres Kupang (1992).
Kemudian Kasat Serse Poltabes Ujung Pandang (2000). Wakapolres Pangkep Polda Sulses (2001), Kasat IV Dit Reskrim Polda Sulses (2003), Penyidik Madya Unit V Dit. III/Tipikor dan WCC Bareskrim Polri (2004).
Pernah menjabat Kapolres Nunukan Polda Kaltim (2007), Kapolres Paser Polda Kaltim (2008), Wakapoltabes Samarinda Polda Kaltim (2008).
Tak hanya itu, pernah juga menjabat Penyidik Utama Tk. III Dit III/Tipidkor Bareskrim Polri (2010).
Dirreskrimsus Polda Bengkulu (2011), Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri (2014). Dirreskrimum Polda Bali (2016).
Kasetum Polri (2018), Staf Khusus Mendagri bidang Keamanan, Hukum dan Pengawasan (2019), Widyaiswara Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri (2020) serta Staf Khusus Mendagri bidang Keamanan dan Hukum (2022).
Editor : Nyoman Suarna