Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

House of Om Ajak Siswa Belajar dan Berbagi di Yayasan Cahaya Mutiara

I Wayan Ananda Mustika Putra • Senin, 29 Juli 2024 | 16:01 WIB

member komunitas yoga House of Om belajar membuat Gelang Rudraksa, canang dan keranjang organik dari penyandang disabilitas Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Banjar Kawan Tengah, Tampaksiring
member komunitas yoga House of Om belajar membuat Gelang Rudraksa, canang dan keranjang organik dari penyandang disabilitas Yayasan Cahaya Mutiara Ubud di Banjar Kawan Tengah, Tampaksiring

 BALIEXPRESS.ID – Dalam semangat berbagi dan melestarikan budaya, komunitas Yoga House of Om kembali menggelar kegiatan amal bulanan.

Kali ini, giliran Yayasan Cahaya Mutiara Ubud yang menjadi tujuan kunjungan mereka.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menjadi ajang pertukaran ilmu dan budaya yang kaya.

Baca Juga: Meretas Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali: Shortcut Seimbangkan Ekonomi Bali Selatan, Tengah dan Utara

Siswa-siswi Sekolah Yoga House of Om turut aktif dalam berbagai lokakarya yang diadakan.

Mulai dari merangkai gelang rudraksa, membuat canangsari dari daun kelapa hingga menciptakan keranjang organik dari daun lontar.

Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan motorik, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan budaya Bali.

Selain lokakarya, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan dari anak-anak Yayasan Cahaya Mutiara.

Baca Juga: Irjen Pol Daniel Adityajaya Dipercaya Jabat Kapolda Bali, Warganet: Minimal Seperti Pak Golose

Tarian dan lagu tradisional yang mereka bawakan berhasil memukau para pengunjung.

“Ini adalah momen yang sangat berharga bagi kami,” ujar Vivi Eri Oktavia, Charity Manager House of Om.

Kunjungan ke Yayasan Cahaya Mutiara merupakan bagian dari program Karma Yoga yang dijalankan oleh House of Om.

Karma Yoga, dalam filosofi Hindu, berarti bekerja tanpa pamrih.

“Sejak tahun 2016, kami secara rutin menjalankan program charity,” jelas Vivi.

“Kami percaya bahwa yoga tidak hanya tentang pose tubuh, tetapi juga tentang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” sambungnya.

 Baca Juga: Terungkap! Pelaku Pengerusakan Fasilitas Umum di Pantai Legian Kuta dalam Kondisi Mabuk

Selama ini, House of Om telah melakukan berbagai kegiatan sosial, seperti mewarnai sekolah, membersihkan pantai, dan mendukung kelompok-kelompok yang membutuhkan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa yoga adalah gaya hidup yang holistik, yang mencakup aspek fisik, mental, dan sosial,” tambah Vivi.

House of Om bukan sekadar tempat untuk belajar yoga.

Komunitas ini menawarkan pengalaman transformatif bagi para individu yang ingin menemukan kedamaian batin dan keseimbangan hidup. Didirikan oleh Wissam Barakeh di Dubai, House of Om kini telah memiliki beberapa cabang di Bali dan luar negeri, seperti Rishikesh dan Dubai.

Baca Juga: Masih Dibawah Umur; Polsek Kuta Amankan Remaja Pelaku Pengerusakan di Pantai Legian Kuta

Dengan fokus pada ajaran yoga holistik, House of Om mengajak para siswanya untuk menggali potensi diri dan menemukan makna hidup yang lebih dalam.

Melalui berbagai seminar, acara, dan kursus pelatihan guru yoga, House of Om terus berkembang dan menginspirasi banyak orang. (nan)

 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#kegiatan amal #House of Om #Yayasan Cahaya Mutiara