BALIEXPRESS.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memberikan tanggapannya terkait video syur yang diduga diperankan oleh pelajar dari salah satu sekolah di Kabupaten Buleleng.
Video yang memiliki durasi 22 detik tersebut menjadi viral di media sosial dan tersebar luas melalui pesan WhatsApp.
Baca Juga: Jejak Sejarah Desa Selulung Kintamani: Dari 7 Jadi 1, Ada Peran Pasek Nyoman Sadri
Meski wajah pelaku tidak terlihat, pemeran perempuan dalam video tersebut diduga mengenakan seragam sekolah menengah atas dari salah satu sekolah di Buleleng.
“Oiya, saya begitu baca langsung telpon Kepala Dinas Pendidikan dan meminta untuk segera mengecek. Saya sudah menghubungi kepala sekolahnya, kemudian Polres Buleleng juga sudah turun, tetapi belum menemukan siapa pelakunya. Memang terlihat menggunakan baju SMA tertentu, tapi dicari belum ketemu, kan bisa saja orang lain yang menggunakan," kata Dewa Made Indra, Rabu (31/7).
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian sudah menangani kasus ini, namun ia menegaskan pentingnya pembinaan di semua sekolah, baik negeri maupun swasta.
"Yang jelas, sudah ditangani polisi. Kita berharap bagaimana caranya ini tidak boleh terjadi lagi di semua sekolah, baik negeri maupun swasta. Ini kurang apa pembinaan kita, polisi juga sudah menindak terus, kok masih saja ada," ujar Dewa Made Indra.
Baca Juga: Sejarah Taman Soekasada Ujung, Ikon Wisata Bali Timur yang Dibangun Arsitek Belanda, China dan Bali
Dewa Made Indra juga mengajak media untuk membantu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pelajar, agar fokus pada pendidikan mereka.
"Ya, bantu lah media juga bantu, fokus aja sekolah untuk masa depan," tutupnya.(ika)
Editor : Wiwin Meliana