Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pilih Lokasi yang Tak Biasa, Pameran Patung Dewa Balon Meriahkan Road to Batununggul Village Festival di Nusa Penida

I Dewa Gede Rastana • Senin, 12 Agustus 2024 | 21:31 WIB
Perupa I Dewa Ketut Joyana yang lebih dikenal dengan nama Dewa Balon.
Perupa I Dewa Ketut Joyana yang lebih dikenal dengan nama Dewa Balon.

BALIEXPRESS.ID – Dalam rangkaian acara menuju Batununggul Village Festival, pameran patung tunggal karya perupa I Dewa Ketut Joyana, yang lebih dikenal dengan nama Dewa Balon, digelar dengan meriah di Setra Desa Adat Dalem Setra Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Pameran ini menjadi salah satu acara pra-festival yang akan digelar pada tanggal 15 hingga 18 Agustus 2024 mendatang.

Pameran patung di ruang terbuka seperti ini merupakan hal yang jarang dilakukan di Nusa Penida, berbeda dengan Ubud atau Sanur yang sudah sering menggelar acara serupa. Pameran ini menghadirkan nuansa seni rupa yang berbeda, dengan karya-karya patung yang dipamerkan secara permanen di setra desa adat tersebut.

Dewa Balon, yang menamatkan pendidikan seni rupa di STSI Denpasar (sekarang ISI Bali) pada tahun 1997, menyatakan bahwa pameran ini merupakan wujud kerinduannya akan dunia seni rupa. Ia mengungkapkan bahwa selama tinggal di Nusa Penida, ia jarang aktif dalam kegiatan seni rupa, berbeda dengan teman-teman seangkatannya.

Kesempatan untuk menggelar pameran ini seolah menjadi cara baginya untuk menuntaskan kerinduannya terhadap seni.

"Gairah berkesenian saya kembali memuncak dengan suasana yang berbeda. Patung-patung yang saya pamerkan ini bertema 'Rancang Durga', yang merupakan bagian dari estetika rupa di setra desa adat," ujar Dewa Balon saat ditemui di lokasi pameran pada Senin (12/8/2024).

Bendesa Desa Adat Dalem Setra Batununggul, I Dewa Ketut Anom Astika, menyambut baik pameran ini dan mengapresiasi kehadiran patung-patung yang dipamerkan secara permanen di sepanjang setra.

Menurutnya, pameran ini tidak hanya memperkaya estetika desa, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam penataan setra.

Baca Juga: Bikin Takjub! Sejarah Terciptanya Bendera Merah Putih Indonesia, Ternyata Sudah Ada Sejak Kerajaan Kediri-Majapahit

"Pameran patung ini memperluas pemahaman masyarakat tentang seni patung, khususnya di daerah kami, dan menjadi bagian dari road show Batununggul Village Festival," ujarnya.

Dewa Anom juga berharap bahwa pameran ini bisa menjadi awal mula tumbuh dan berkembangnya kancah seni rupa di Batununggul dan Nusa Penida. Kegiatan ini menjadi pengantar dari seluruh rangkaian Batununggul Village Festival yang bertema "Surya Metu". (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #pameran #festival #ISI #patung #batununggul village festival #nusa penida