Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pengunduran Diri Airlangga Hartarto: Golkar Gelar Rapat Pleno dan Penentuan Plt

Wiwin Meliana • Selasa, 13 Agustus 2024 | 16:39 WIB

Golkar akan menggelar Rapat Pleno usai pengunduran diri Airlangga Hartarto
Golkar akan menggelar Rapat Pleno usai pengunduran diri Airlangga Hartarto

BALIEXPRESS.ID - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akan menggelar rapat pleno pada Selasa malam, 13 Agustus 2024, pukul 19.00 WIB di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat.

Rapat ini digelar untuk menindaklanjuti pengunduran diri Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar.

Baca Juga: Politisi Asal Bali Kritik Desain Istana Garuda, AWK; Sesama Orang Bali Harus Saling Dukung

Ketua DPP Partai Golkar, Meutya Hafid, dalam keterangannya menyatakan bahwa rapat pleno akan berfokus pada pembacaan surat pengunduran diri Airlangga Hartarto dan penentuan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum.

Selain itu, rapat juga akan membahas penjadwalan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

"Rapat pleno akan dilaksanakan dengan semangat musyawarah mufakat," ujar Meutya Hafid.

Baca Juga: Desain Istana Garuda IKN Menuai Kritik, Politisi PDI P; Mirip Seperti di Film Drakula

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan bahwa pengunduran diri Airlangga Hartarto tidak terkait dengan persoalan lain, termasuk kasus dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (CPO) periode 2021-2022.

 Airlangga Hartarto sempat diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut oleh Kejaksaan Agung pada 24 Juli 2023.

Doli Kurnia menegaskan bahwa keputusan Airlangga untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar merupakan keputusan pribadi yang diambil untuk fokus pada tugasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, terutama di masa transisi pemerintahan dari Joko Widodo dan Ma'ruf Amin ke Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut juga berdasarkan kesepakatan keluarga.

"Beliau mengumpulkan keluarganya dan itu juga berdasarkan kesepakatan keluarga. Jadi musyawarah beliau undang adik-adiknya, keluarganya, anak dan segala macam akhirnya diputuskan seperti itu," jelas Doli dikutip dari Jawa Pos.

Doli menegaskan bahwa keputusan Airlangga Hartarto harus dihormati dan diyakini akan memastikan kelancaran organisasi Partai Golkar.

"Dengan mengundurkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar, itu kita hormati dan InsyaAllah roda organisasi Partai Golkar ini tetap berjalan. Semua agenda-agendanya tetap bisa berlangsung," pungkas Doli Kurnia.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pengunduran diri #Penentuan Plt Ketua Umum #Rapat Pleno #partai golkar