BALIEXPRESS.ID-Sebuah video menjadi sorotan di media sosial usai menampilkan dugaan pungutan liar di salah satu SPBU di Denpasar.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @terang_media, terlihat seorang pria kesal lantaran diminta membayar biaya administrasi sebesar Rp 5 ribu usai mengisi BBM jenis pertamax.
Dalam keterangan video yang diunggah disebutkan bahwa seorang pria membeli BBM jenis pertamax sebesar Rp 100 ribu.
Namun oleh petugas SPBU hanya diisi Rp 95 ribu saja.
Sisanya Rp 5 ribu digunakan sebagai admin.
Pria tersebut merasa kesal dan geram hingga menanyakan dasar aturan yang digunakan oleh SPBU tersebut.
Baca Juga: Berikut Link Download Logo dan Tema HUT ke-79 Republik Indonesia
“Peraturannya mana,” tanya si perekam video dikutip pada Selasa (13/08/2024).
Namun oknum petugas SPBU tersebut tidak menyebutkan dasar peraturan yang digunakan.
Oknum petugas SPBU justru menyebut di setiap SPBU peraturannya sama yakni kena biaya administrasi.
Lebih lanjut, si pria mengaku bahwa akan siap membayar biaya Rp 5 ribu untuk admin jika pegawai SPBU itu bisa menunjukkan aturan jelas.
Baca Juga: Shandy Purnamasari dan Maharani Kemala Pecah Kongsi; Dr. Mufiana Ungkap Fakta MS Glow
“Peraturannya mana, kasi lihat saya, saya mau baca kalau ada saya mau bayar, itu saya beli Pertamax bukan pertalite,” tegas pria dalam video tersebut.
Bahkan si oknum pegawai SPBU sempat berujar kata-kata yang menyinggung pria tersebut.
“Kata oknum ‘beli 100 ribu aja berisik’ mbak yang cantik jagang meremehkan uang 100 ribu, 100 ribu kalao setiap hari saya setor bisa buat menggaji kamu 1 bulan,” tulisnya.
Baca Juga: Pengunduran Diri Airlangga Hartarto: Golkar Gelar Rapat Pleno dan Penentuan Plt
Dalam keterangan unggahan di akun @terang_media, disebutkan jika SPBU tersebut berada di SPBU Sanglah, Denpasar, Bali.
Editor : Wiwin Meliana