Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Petani di Tabanan Tewas Saat Bakar Ilalang, Diduga Karena Hal Ini

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 16 Agustus 2024 | 17:02 WIB

Proses evakuasi jenazah Ketut Astawan,63 yang ditemukan meninggal dunia ketika membakar ilalang di lahan kosong di Banjar Anyar Kediri.
Proses evakuasi jenazah Ketut Astawan,63 yang ditemukan meninggal dunia ketika membakar ilalang di lahan kosong di Banjar Anyar Kediri.

BALIEXPRESS.ID- Ketut Astawan, 63, yang beralamat di BTN Tanah Bang Permai, Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, harus kehilangan nyawanya akibat penyakit sesak napasnya kambuh.

Korban kehilangan nyawanya ketika sedang membakar ilalang di lahan kosong yang beralamat di jalan Tukad Sangsang, Banjar Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. 

Baca Juga: Beri Klarifikasi; Akun Wanita Terlibat Cekcok dengan Warga Lokal Justru Diserbu Warganet

Kapolsek Kediri, Kompol Nyoman Sukadana, ketika dikonfirmasi Jumat pagi (16/8), membenarkan kejadian tersebut.

Kompol Sukadana menyebutkan kejadian yang menewaskan korban terjadi pada hari Kamis (15/8) sore sekitar pukul 17.30 Wita.

"Dari keterangan saksi di lapangan disebutkan korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telungkup di sekitar lokasi kejadian pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 Wita," jelasnya.

Baca Juga: Cekcok di Upacara Ngaben Manggis Viral; Diduga Wanita Pengemudi Beri Klarifikasi Sebut Ada yang Pukul Mobilnya

Masih menurut keterangan saksi, dilanjutkan Kompol Sukadana, sebelum ditemukan tewas telungkup, korban sempat diingatkan oleh saksi M. Faozan Ashari, 34, yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian untuk tidak membakar ilalang karena asapnya tebal dan menganggu warga.

Namun peringatan tersebut tidak diindahkan korban yang tetap membakar ilalang.

Sehingga saksi masuk ke rumah dan menutup pintu rumah.

Selang beberapa menit, karena asap masih tebal, saksi M. Faozan kembali keluar rumah hendak meminta korban menghentikan kegiatannya membakar ilalang.

Namun saksi tidak menemukan korban, setelah dicari, saksi akhirnya menemukan korban sudah dalam keadaan tewas dalam posisi telungkup. Melihat kejadian tersebut, saksi langsung menghubungi tetangga dan pemadam kebakaran. 

Baca Juga: 45 Anggota DPRD Karangasem Dilantik, Suastika-Kusmiadewi Pimpinan Sementara

"Akhirnya api bisa dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi," lanjutnya.

Sedangkan untuk jenazah korban, setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dan diperkirakan korban tewas karena penyakit sesak napasnya kambuh.

Hal tersebut diperkuat oleh keterangan keluarga korban jika korban memang menderita sesak napas dan rutin melakukan kontrol ke Puskesmas Kediri 1. 

"Pihak keluarga korban tidak melaporkan peristiwa yang dialami korban  keranah hukum karena menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah dan keluarga menolak dilakukan otopsi," tambahnya. (gek)

 

Editor : Wiwin Meliana
#petani tewas #sesak nafas #bakar #Ilalang