Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hendak Mancing, Pria Ini Justru Temukan Mayat di Pantai Lepang, Begini Kronologinya

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 20 Agustus 2024 | 03:32 WIB
Penemuan mayat di bibir pantai Lepang, Klungkung.
Penemuan mayat di bibir pantai Lepang, Klungkung.

BALIEXPRESS.ID – Lagi-lagi penemuan mayat menggegerkan masyarakat Klungkung. 

Setelah pada hari Sabtu (19/8/2024) sesosok mayat laki-laki ditemukan di aliran Tukad Unda, Klungkung, kali ini mayat perempuan di temukan di bibir Pantai Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Senin (19/8/2024).

Informasi di lapangan menyebutkan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing bernama I Nyoman Susila, 50, warga Banjar Prajamukti, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, sekitar pukul 14.00 Wita.

Nyoman Susila yang sedang memancing di Pantai Lepang awalnya tidak menyangka akan menemukan mayat. Ketika melemparkan umpan ke laut, ia melihat sesosok tubuh yang terombang-ambing di bibir pantai.

Kaget dengan penemuan tersebut, Nyoman Susila segera memanggil warga sekitar, I Wayan Darmawan, untuk membantu.

Wayan Darmawan berusaha mengangkat mayat tersebut agar tidak terseret ombak, namun karena berat, ia meminta bantuan seorang warga lainnya, Made Parwata. Dengan bantuan bersama, mereka akhirnya berhasil mengevakuasi mayat tersebut ke tempat yang lebih aman.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan baju dan kain kamen tanpa identitas apapun. Penemuan ini segera dilaporkan ke Polsek Banjarangkan dan BPBD Klungkung. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke ruang jenazah RSUD Klungkung.

Setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Ni Nengah Sargi, 57, warga Dusun Kawan, Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Agus Widiono, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan dokter tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau luka lebam pada tubuh korban. "Diperkirakan korban meninggal sekitar satu jam sebelum ditemukan," jelasnya.

Diduga korban terseret arus saat sedang mandi sendirian di pantai. Keluarga korban pun mengikhlaskan kepergian korban dan menganggapnya sebagai musibah.

"Saat ini jenazah korban dititip di RSUD Klungkung," tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#evakuasi #Pantai Lepang #perempuan #klungkung #mancing #mayat