BALIEXPRESS.ID-Korban pencabulan oleh seorang pemuda di Buleleng kini sudah mendapat pendampingan.
Gadis 14 tahun itu kini dalam penanganan Unit PPA Polres Buleleng.
Ia mendapat pendampingan khusus dari petugas Rehabilitasi Sosial, Kemensos RI bersama Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Buleleng.
Baca Juga: PARAH! Pemuda Buleleng yang Cabuli Gadis 14 Tahun Ternyata Teman Ayah Korban
Petugas Rehabiltasi Sosial, Kemensos RI, Bella Safira Fitriana mengatakan, setelah kejadian yang dialami, anak tersebut mengalami ketakutan yang mendalam.
Rasa takut tersebut begitu kuat hingga menyebabkan anak menangis tak terkendali.
Saat bertemu kembali dengan pelaku, anak tersebut terdiam dan terlihat sangat ketakutan.
Ketakutannya begitu besar sehingga anak meminta orang tuanya melaporkan pelaku ke polisi.
Baca Juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Pemuda di Buleleng Terancam 15 Tahun Penjara
Saat ini, anak tersebut masih menunjukkan gejala Post-Traumatic Syndrome (PTS).
“Ia masih merasa takut untuk tidur sendiri dan sering mengalami mimpi buruk. Meski demikian, anak merasa sedikit lega karena pelaku sudah ditangkap oleh pihak berwajib,” ungkap Bella.
Disebutkan, korban akan menjalani terapi psikologis untuk membantu mengurangi gejala PTS yang dialaminya.
Baca Juga: Ribuan Alat UTTP di Bangli Belum Ditera Ulang, Disperindag Terhambat Anggaran
Terapi ini diharapkan bisa mengembalikan rasa aman pada anak dan membantunya untuk pulih dari trauma.
“Kami sudah melakukan visum psikiatrikum, dan tidak ada intervensi obat,” tambah Bella.
Sebagai langkah selanjutnya, akan dilakukan asesmen integratif yang melibatkan orang tua, sekolah, dan lingkungan anak.
Baca Juga: Ribuan Alat UTTP di Bangli Belum Ditera Ulang, Disperindag Terhambat Anggaran
Tujuan dari asesmen ini adalah untuk memastikan bahwa kasus yang menimpa anak tidak diungkit kembali, sehingga anak bisa merasa nyaman kembali dalam bersosialisasi dan menjalani kehidupan sehari-hari tanpa bayang-bayang trauma masa lalu.
Sebelumnya Seorang gadis berusia 14 tahun di Buleleng menjadi korban aksi bejat yang dilakukan seorang pemuda 18 tahun berinisial BFG. Pelaku diketahui adalah teman dari ayah korban.
Editor : Wiwin Meliana