Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

UPDATE! Kematian Tragis Gung Balang dan Istrinya: Ada Pesan Tersembunyi Saat Kumpul Keluarga Sebelum Kejadian

I Putu Suyatra • Kamis, 26 September 2024 | 15:21 WIB
INVESTIGASI: Gung Balang (kanan) dan Gung sri, pasutri yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kediamannya Kebo Iwa Utara Denpasar 23 September 2024 lalu. (istimewa/radarbali.id)
INVESTIGASI: Gung Balang (kanan) dan Gung sri, pasutri yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kediamannya Kebo Iwa Utara Denpasar 23 September 2024 lalu. (istimewa/radarbali.id)

BALIEXPRESS.ID - Kasus kematian tragis Anak Agung Ketut Ngurah Setyawan alias Gung Balang, 39, dan istrinya Anak Agung Sri Agung alias Gung Sri, 37, di kediaman mereka di Jalan Kebo Iwa Utara, Denpasar, Bali, Senin 23 September 2024, menyisakan tanda tanya besar.

Meski keluarga besar mengaku ikhlas, penyebab kematian pasangan ini yang ditemukan tewas di kamar mereka masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak berwajib.

Dugaan Bunuh Diri Mengemuka, Tapi Luka Benda Tajam Jadi Sorotan

Informasi yang dihimpun mengungkap bahwa Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, serta Polda Bali telah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk keluarga almarhum.

Keluarga menduga bahwa pasangan suami istri ini tewas akibat bunuh diri, meski ada luka benda tajam pada tubuh keduanya.

“Keluarga menduga kuat mereka bunuh diri,” ujar sumber petugas.

Namun, fakta bahwa luka benda tajam ditemukan di tubuh korban menimbulkan pertanyaan baru.

Meski dugaan sementara adalah bunuh diri, keterangan dari anak sulung pasangan ini, AA KNSSP atau SP, 19, mengungkap hal menarik.

Menurutnya, kedua orang tuanya tak pernah bertengkar dan terlihat harmonis hingga malam terakhir mereka bersama.

Pesan Tersembunyi Sang Ayah Sebelum Kejadian Tragis

Pada malam kejadian, keluarga sempat berkumpul untuk makan malam bersama.

Saat itu, Gung Balang sempat melontarkan pernyataan misterius, “tiba saatnya, saya meninggal bersama istri.”

Pernyataan ini dianggap candaan oleh sang anak, yang tak menyangka itu adalah malam terakhir mereka bersama.

Setelah makan malam, keduanya masuk ke kamar dan mengunci pintu sekitar pukul 19.00.

Keesokan harinya, pukul 11.00, tragedi mengerikan itu terungkap. Pintu kamar yang terkunci dari dalam harus dibuka paksa, dan di dalam, sang anak menyaksikan pemandangan yang mengerikan: kedua orang tuanya tergeletak di lantai dalam posisi berpelukan, bersimbah darah, dengan pisau tergeletak di pojok kamar.

Tangisan Pecah, Keluarga Ikhlas Tapi Penyelidikan Berlanjut

Meskipun penuh kesedihan, keluarga besar Gung Balang dan Gung Sri mengikhlaskan kepergian mereka.

Keluarga bahkan meminta agar tidak dilakukan autopsi karena sedang menunggu hari baik untuk prosesi pengabenan.

Namun, pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan karena kematian ini dianggap tidak wajar.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyatakan bahwa penyelidikan masih berjalan.

Meskipun dugaan bunuh diri mengemuka, beberapa benda mencurigakan yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) membuat tim gabungan melakukan investigasi lebih lanjut.

“Kami masih melakukan Scientific Crime Investigation untuk memastikan apakah benar ini bunuh diri atau ada hal lain yang tersembunyi,” tegasnya.

Misteri Kematian Gung Balang dan Gung Sri: Apakah Benar Bunuh Diri atau Ada Fakta Lain yang Terungkap?

Kasus ini masih menyisakan misteri besar yang belum terjawab sepenuhnya. Apakah kematian tragis pasangan suami istri ini benar akibat bunuh diri, atau ada hal lain yang terlewatkan?

Pihak kepolisian terus berupaya mengungkap kebenaran di balik peristiwa tragis ini. Kita tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan jawaban pasti. ***

Editor : I Putu Suyatra
#kematian #bali #denpasar #Gung Balang