BALIEXPRESS.ID-Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta, menggelar kampanye di Kecamatan Buleleng pada Kamis (3/10) di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja.
Dalam kesempatan tersebut, Koster menyebut Koster-Giri sebagai “pasangan komplit” yang siap melanjutkan pembangunan Bali selama lima tahun ke depan.
Koster menegaskan bahwa dirinya dan Giri Prasta akan bekerja sama untuk menyelesaikan program-program yang belum tuntas dari periode pertama. “Koster-Giri pasangan komplit. Saya sangat tergantung pada beliau (Giri Prasta) yang geraknya muda dan lincah,” puji Koster.
Baca Juga: Raih 128 Suara, Ini Dia Calon Rektor Unud 2024-2028 Terpilih
Gubernur Bali periode 2018-2023 itu menambahkan bahwa dalam periode kedua, Pemerintah Provinsi Bali akan mengalami peningkatan pendapatan.
Ia menjelaskan potensi pemasukan dari pungutan wisatawan asing yang diperkirakan mencapai Rp 1 triliun per bulan pada Desember 2024, jika dikelola dengan maksimal.
Koster juga mencatat bahwa ada banyak sumber pendapatan lain, termasuk dari Turyapada Tower dan Pusat Kebudayaan Bali.
Giri Prasta, dalam pidatonya, menekankan pentingnya melestarikan adat istiadat Bali. Ia menegaskan bahwa Koster-Giri akan berkomitmen untuk mengembalikan wed unteng Bali, sebagai bagian dari pelestarian sejarah.
“Kami lahir di Bali, jadi harus ajegkan Bali. Ini adalah gerakan yang akan diwariskan kepada anak cucu kami,” ujarnya.
Mengenai janji perbaikan pura, Giri Prasta menyebutkan perlunya menghitung jumlah pura yang ada di setiap desa adat. Dia menyatakan bahwa program tersebut telah dilaksanakan di Kabupaten Badung dan akan diteruskan di wilayah lain.
“Kami akan menghitung, satu desa adat itu berapa pura, dari Pura Sad Kahyangan hingga Pura Swagina,” katanya.
Menjawab pertanyaan mengenai potensi defisit keuangan Pemprov Bali, Giri Prasta meyakinkan bahwa hal tersebut tidak akan menghambat program-program mereka.
Ia menambahkan bahwa sumber pendapatan lain seperti retribusi wisatawan dan dukungan dari Badung akan dimanfaatkan.
“Urusan defisit itu wajar. Apabila ada program yang tidak bisa dilaksanakan di 2024, kami akan lanjutkan di 2025. Kami backup dari Badung,” tutup Giri Prasta.
Baca Juga: Tanggapi Kekecewaan Penari Joged Bumbung; Tim Pemenangan Koster-Giri Tetap Bayar Honor
Kampanye ini merupakan bagian dari putaran terakhir kampanye Koster-Giri, dan dihadiri oleh ribuan pendukung yang memberikan sambutan hangat.
Editor : Wiwin Meliana