BALIEXPRESS.ID - Sebuah insiden mengerikan hampir berujung tragedi di depan Warung Bu Lince, Jalan Setra Agung Kelan, Tuban, Kuta, Badung, pada Jumat malam, 11 Oktober 2024.
Dua pemuda asal Sumba Barat, NTT, nyaris saling bunuh dengan parang hanya karena masalah sepele: puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Peristiwa ini bermula ketika Heriyanto Wada Laba sedang menikmati kopi dan rokok di warung tersebut.
Saat itu, Agustinus Pati Wedo datang untuk membeli rokok. Setelah selesai bertransaksi, Heriyanto tanpa sengaja membuang puntung rokok yang jatuh tepat di depan Agustinus.
Tidak terima, Agustinus tersinggung dan terjadi cekcok mulut antara keduanya.
Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Agustinus yang marah langsung pulang untuk mengambil parang.
Tak mau kalah, Heriyanto juga pulang dan kembali ke lokasi dengan parang di tangan. Ketegangan memuncak saat kedua pria ini saling menantang untuk adu tebas di depan warga.
Situasi sempat mencekam, namun beruntung warga yang panik segera menghubungi pecalang dan polisi.
Aksi duel dengan parang ini berhasil dicegah sebelum terjadi pertumpahan darah.
Polisi bersama pecalang tiba tepat waktu, meredam konflik, dan membubarkan kedua pria yang sedang beradu mulut dengan kata-kata kasar.
Warga menyaksikan kedua buruh kasar ini telah mengeluarkan parang dari sarungnya, siap untuk saling tebas. Untungnya, pertumpahan darah berhasil dihindari.
Polisi akhirnya mengamankan kedua pemuda tersebut di kos masing-masing yang berlokasi di kawasan Kedonganan. Parang dan sarungnya disita sebagai barang bukti.
“Kedua pelaku tidak saling kenal, dan motifnya hanya karena masalah sepele, tersinggung gara-gara puntung rokok," ungkap AKP Sukadi.
Atas insiden ini, keduanya dijerat dengan Pasal Pengancaman menggunakan senjata tajam dan Penganiayaan, berdasarkan Pasal 335 KUHP Jo Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 serta Pasal 351 KUHP.
Mereka kini terancam hukuman 10 tahun penjara.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bahwa emosi sesaat dapat memicu bahaya besar, bahkan dari masalah yang tampak sepele.
Adu parang gara-gara puntung rokok ini kini berakhir dengan jeruji besi bagi kedua pemuda tersebut. ***