Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Profil Isyana Bagoes Oka: Wajah Bali yang Dipanggil Prabowo ke Kertanegara

Rika Riyanti • Rabu, 16 Oktober 2024 | 20:22 WIB

KIPRAH: Sosok Isyana Bagoes Oka
KIPRAH: Sosok Isyana Bagoes Oka

 

 

 

BALIEXPRESS.ID - Setelah dinanti-nanti, akhirnya ada perwakilan Bali yang melenggang ke Kertanegara IV, Jakarta Selatan, kediaman Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto.

Pemanggilan Isyana Bagoes Oka oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto pada Selasa (15/10) menjadi salah satu sorotan dalam agenda persiapan kabinet pemerintahan baru. 

Sebagai Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Isyana hadir di kediaman Prabowo bersama sejumlah tokoh lain yang juga diundang untuk mempertimbangkan posisi penting, seperti calon wakil menteri dan calon kepala badan. 

Baca Juga: Tanggapan Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia Dibekap China; Ini Bukan Akhir Segalanya

Kendati demikian, belum diketahui pasti tugas apa yang akan diemban perempuan berparas ayu ini.

Mengingat, Isyana Bagoes Oka memiliki latar belakang yang beragam dan prestasi yang luar biasa.

Berikut ini profil dari Isyana Bagoes Oka yang dilansir dari berbagai sumber.

Baca Juga: Berhasil Jalankan Program Transformasi, Human Capital BRI Raih Indonesia Distinguished Human Capital Leader Awards 2024

Isyana Bagoes Oka, dengan nama lengkap Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, adalah sosok multifaset yang telah dikenal dalam berbagai bidang.

Lahir pada 13 September 1980 dari pasangan I Gusti Benkel Bagoes dan Meike Bagoes Oka, Isyana memulai karirnya sebagai model, sebelum menjelajahi dunia jurnalistik, dan kemudian beralih ke politik.

Karirnya yang beragam menunjukkan komitmen dan ketekunan untuk terus berkembang dalam berbagai peran yang diembannya. 

Isyana pertama kali mencuri perhatian publik pada tahun 2000 saat memenangkan penghargaan favorit pembaca dalam ajang pemilihan Wajah Femina.

Namun, minatnya pada dunia jurnalisme membawa Isyana untuk berkarir di industri televisi.

Dengan latar belakang pendidikan di Universitas Indonesia, jurusan Hubungan Internasional, Isyana memulai karir jurnalistiknya di Trans TV pada 2003 dan kemudian melanjutkan kiprahnya di TV7 (sekarang Trans7), serta RCTI.

Baca Juga: Buleleng Rancang Public Safety Center untuk Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Darurat

Di RCTI, ia mengisi posisi penting sebagai pembawa acara berita dan produser program berita, sebelum akhirnya pindah ke Metro TV pada 2013.  

Sebagai seorang jurnalis, Isyana memiliki pengalaman meliput sejumlah peristiwa besar seperti tsunami Aceh, bom Bali II, dan pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2008.

Kiprahnya semakin diakui ketika ia dipercaya menjadi wartawan istana di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga: Viral Video Tebing di Bali Dijual, Warganet Prihatin dengan Eksploitasi Alam Bali

Selain itu, dia juga mewawancarai tokoh-tokoh dunia ternama, termasuk Presiden Amerika Serikat George W. Bush, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton, hingga tokoh-tokoh sepak bola internasional seperti Pep Guardiola dan Cesc Fabregas. 

Pada tahun 2014, bersama tokoh-tokoh muda lainnya seperti Grace Natalie dan Raja Juli Antoni, Isyana mendirikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sebuah partai politik yang menyasar generasi muda dan mengedepankan nilai-nilai inklusif dan anti-korupsi.

Ia terinspirasi oleh almarhum neneknya, Gedong Bagoes Oka, yang pernah menjadi anggota DPR dan MPR sebagai Utusan Golongan Hindu. 

Baca Juga: Jadi Sasaran Kampanye, Kelompok Perempuan Diminta Waspada

Karir politiknya tidak terlepas dari keterlibatannya dalam Pemilu 2019, di mana ia menjadi calon legislatif dari PSI untuk daerah pemilihan Banten III dan turut aktif dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin.

Meski PSI tidak lolos parliamentary threshold pada pemilu tersebut, Isyana tetap menunjukkan keteguhan dalam memperjuangkan visi politiknya. 

Tak hanya di dunia jurnalisme dan politik, Isyana juga sempat tampil di layar lebar.

Ia pernah bermain sebagai pembaca berita dalam film "Habibie & Ainun" serta moderator debat dalam film dokumenter "2014: Siapa di Atas Presiden?" 

Baca Juga: Soal Izin Penggunaan Kembang Api di Berawa, Pasek Suardika Minta Polda Bali Klarifikasi

Isyana Bagoes Oka adalah figur yang mampu menjembatani berbagai disiplin dan peran, mulai dari model, jurnalis, hingga politisi, dengan dedikasi dan tekad yang kuat untuk terus berkontribusi bagi masyarakat Indonesia.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #isyana bagoes oka #Prabowo Subianto #partai solidaritas indonesia