Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

VIRAL Siswa SMP di Buleleng Curhat ke AWK, Ngaku Jadi Korban Bully Oknum Guru, Tuai Pro dan Kontra Warganet

Wiwin Meliana • Jumat, 1 November 2024 | 16:43 WIB

Seorang siswa mengaku jadi korban bully oknum guru di Buleleng
Seorang siswa mengaku jadi korban bully oknum guru di Buleleng

BALIEXPRESS.ID-Seorang siswa SMP Negeri di Buleleng ‘mesadu’ atau mengadu ke anggota DPD RI Bali Arya Wedakarna.

Dalam curhatannya, siswa SMP tersebut mengaku mendapat bullyian dari oknum guru pengajar mata pelajaran PPKN.

Curhatan itu diunggah dan diviralkan melalui akun @aryawedakarna pada Rabu (30/10/2024).

Baca Juga: Pendampingan UMKM sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Buleleng

Dalam pesan yang disampaikan, siswa SMP tersebut mengaku bahwa oknum guru tersebut sering melakukan aksi bully dengan memanggil siswa atau siswinya dengan sebutan yang kurang pantas.

Siswa tersebut mengaku dipanggil dengan sebutan ‘berit’ yang berarti rambut keriting.

Lalu temannya yang berbadan gemuk juga dipanggil dengan sebutan ‘Luh Kembung’.

Terkait aduan tersebut, AWK pun mengingatkan kepada guru agar tidak melanggar etika dan tugas pokok dan fungsi sebagai ASN.

“Sejumlah siswa di SMPN 5 Singaraja @smpn5_singaraja melaporkan ke AWK kini merasa tertekan dengan dugaan pembullyan dilakukan oleh oknum guru PPKN. Ada potensi pelanggaran UU no.39/1999 dan Permendikbud No.46/2023,” tulis AWK dikutip pada Jumat (1/11/2024).

Baca Juga: Pasca Debat Pilgub, Koster-Giri Langsung Serap Aspirasi di Klungkung, Prioritas Normalisasi Tukad Bubuh dan Bangun Pasraman

AWK pun mengingatkan bahwa ada banyak cara untuk mendidik anak-anak tanpa dengan body shaming.

Pihaknya pun tak menginginkan dampak buruk yang terjadi dari dugaan bullying tersebut.

“Jika anak bunuh diri lalu siapa yang akan menanggung kehilangan nyawa anak selain orang tua yang menderita? Ngiring stop bully,” tulisnya.

Unggahan tersebut mendapat berbagai respon pro dan kontra warganet di media sosial.

“Benjangan ten be ade nyak dadi guru,” tulis akun @utama_yasa88.

Baca Juga: Dinilai Luar Biasa, Tokoh Masyarakat Banjarangkan Minta Koster-Giri Lanjutkan Penguatan Desa Adat

“Padahal bagus kalau punya nama panggilan, jadi inget pas kit atua, jani bes manja muride jik,” tulis akun @idabaguswirasuryana.

“Jik, banyak hal yang lebih penting untuk diatasi, hal-hal seperti ini hanya akan membuat anak-anak jaman sekarang makin campah ke guru-gurunya,” akun @cintiiadewii4188.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#smp #AWK #guru #siswa #bully #buleleng