Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

AMOR ING ACINTYA! Lansia Ditemukan Mengambang di Sumur di Bali, Warga Buleleng Geger dan Jalan Provinsi Macet

I Putu Suyatra • Jumat, 8 November 2024 | 15:12 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah Ni Luh Sri Subakti dari sumur. Ia diperkirakan meninggal terjatuh saat menimba air di dalam sumur yang ada di rumahnya, sekitar 4 hari lalu. (Foto Polsek Kota Singaraja.)
Petugas mengevakuasi jenazah Ni Luh Sri Subakti dari sumur. Ia diperkirakan meninggal terjatuh saat menimba air di dalam sumur yang ada di rumahnya, sekitar 4 hari lalu. (Foto Polsek Kota Singaraja.)

BALIEXPRESS.ID - Penemuan sosok lansia yang sudah tak bernyawa di dalam sumur rumahnya membuat geger warga di Jalan Surapati, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Bali.

Ni Luh Sri Subakti (70), ditemukan mengambang setelah diduga telah meninggal selama 4 hari.

Insiden ini mengakibatkan kemacetan panjang di sekitar jalan provinsi, seiring kerumunan warga yang penasaran.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, memaparkan bahwa kejadian ini pertama kali terungkap berkat laporan dari pengantar makanan korban, Ketut Ardi, pada Kamis (7/11) pukul 10.30 Wita.

Ardi merasa curiga karena rumah korban tertutup rapat dan tidak ada respons saat dipanggil.

Mendengar laporan itu, Nyoman Subudiyasa (55) mendatangi rumah korban.

Saat membuka pintu, Subudiyasa langsung mencium bau busuk, namun enggan masuk sendiri. Ia lantas menghubungi Ni Nyoman Sukreni (53), yang kemudian mengajak Kadek Sukma Jayanti (31) dan Saryasa (60) untuk ikut memeriksa lokasi.

Setelah melakukan pencarian, mereka tidak menemukan sumber bau di dalam rumah.

Namun, saat melihat ke dalam sumur, mereka terkejut menemukan tubuh Ni Luh Sri Subakti mengambang dalam kondisi tak bernyawa.

Keluarga mengungkapkan bahwa korban menderita gangguan penglihatan karena katarak, yang diduga berperan dalam insiden ini.

Tak lama, pihak keluarga segera melapor ke pejabat setempat dan pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Kota Singaraja bersama BPBD Buleleng, Basarnas Bali wilayah Buleleng, dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Buleleng segera melakukan evakuasi.

Kapolsek Made Agus Dwi menjelaskan, korban diduga jatuh ke dalam sumur sedalam 10 meter saat sedang menimba air.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban sudah meninggal sekitar 4 hari sebelumnya, tanpa tanda-tanda kekerasan, namun tubuhnya menunjukkan gejala pembusukan.

Penemuan tragis ini menjadi peringatan penting bagi lansia yang tinggal sendiri agar selalu berhati-hati. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #lansia #sumur #buleleng