BALIEXPRESS.ID - Sebuah tragedi mengerikan terjadi pada Rabu malam, 13 November 2024, sekitar pukul 21.30 WITA, ketika sebuah pohon santen raksasa setinggi 10 meter tiba-tiba tumbang dan menimpa Warung Lalapan Orapodo di Jalan Raya Batuyang, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali.
Peristiwa tragis ini menewaskan satu orang pelanggan di tempat, sementara enam lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kronologi Detik-Detik Kejadian
A. Saiful, 17, seorang pekerja di warung tersebut, mengungkapkan detik-detik mencekam sebelum pohon tumbang.
Menurutnya, saat itu ia baru saja selesai mengantarkan makanan ke pelanggan dan kembali ke belakang warung untuk mencuci piring.
"Saya sedang mencuci piring, lalu tiba-tiba terdengar suara keras. Begitu saya keluar, pohon besar itu sudah menimpa warung dan beberapa orang," ujar Saiful dengan nada terkejut.
Sebelum pohon tumbang, terdapat tujuh orang di sekitar lokasi kejadian, termasuk tiga pekerja, pemilik warung, dan tiga pelanggan.
Pohon santen besar itu jatuh dengan posisi menghantam bagian depan warung, merusak rombong dagangan, dan membuat pengunjung serta pekerja terjebak dalam puing-puing.
Korban Jiwa dan Luka-luka
Korban tewas dalam kejadian ini adalah A. Willibrordus Hadi Sulistija, 56, warga Klaten, Jawa Tengah, yang menderita cedera kepala parah akibat tertimpa pohon dan meninggal dunia di tempat.
Jenazah korban dievakuasi petugas dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Dharmayadnya Denpasar sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sanjiwani Gianyar untuk proses lebih lanjut.
Selain korban jiwa, enam orang lainnya mengalami luka-luka.
Salah satunya adalah Bandi, 22, seorang pekerja di warung yang harus menjalani perawatan intensif di Klinik Puri Sinartha.
Tiga pekerja lainnya dan dua pelanggan, termasuk Alang, 30, asal Aceh, dan Juarno, dilaporkan dalam kondisi stabil meski mengalami luka ringan hingga sedang.
Tanggap Darurat dan Penyelidikan
Menanggapi peristiwa ini, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengevakuasi korban dan membersihkan sisa-sisa pohon yang menimpa bangunan.
Petugas kepolisian dan BPBD Gianyar telah tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan mengenai penyebab tumbangnya pohon santen yang sudah lama berdiri di belakang warung tersebut.
Beberapa warga sekitar menyatakan bahwa pohon tersebut memang sudah ada sejak lama, namun tidak ada tanda-tanda sebelumnya yang menunjukkan pohon itu membahayakan.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap pohon-pohon tua di sekitar lingkungan.
Hingga kini, penyebab pasti tumbangnya pohon masih dalam proses investigasi pihak berwenang. ***