Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Pria Kupang Hilang Terseret Arus di Pantai Mertasari, Lagi Tombak Ikan Tiba-Tiba Hujan

I Gede Paramasutha • Senin, 2 Desember 2024 | 19:20 WIB
Petugas SAR mencari keberadaan pria Kupang yang hilang terseret arus di Perairan Pantai Mertasari, Sanur. (Bali Express/Istimewa)
Petugas SAR mencari keberadaan pria Kupang yang hilang terseret arus di Perairan Pantai Mertasari, Sanur. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Nasib nahas menimpa seorang pria asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Godfredus Unai, 46.

Saat sedang menombak ikan di perairan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan, ia hilang terseret arus, Minggu 1 Desember 2024, pukul 06.00 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, pria Kupang itu awalnya berangkat ke Pantai Mertasari bersama teman-temannya Aprilyanto, 27, dan Donny Agripa Tolang, 45, sekitar pukul 03.00 WITA.

Sesampainya di sana, ketiganya berganti pakaian dan berjalan kaki ke tengah laut melewati mercusuar dengan jarak sekitar 4 km dari tepi pantai.

"Ketinggian air saat itu setinggi lutut," ujar Sukadi, Senin 2 Desember 2024. Lalu, saksi Donny dan korban berjalan untuk menombak ikan.

Mereka sekitar 10 meter satu sama lainnya. Tetapi, sekitar pukul 04.30 WITA, tiba tiba turun hujan dan Aprilyanto mendengar Donny berteriak untuk balik ke tepi pantai.

"Saksi Donny ingin mereka kembali karena curah hujan sudah semakin deras dan angin mulai kencang," tambahnya.

Hanya saja, Aprilyanto yang masih berusaha mendapatkan ikan tetap melanjutkan menombak.

Namun, cuaca semakin buruk dengan hujan dan air sudah setinggi dada. Maka, Aprilyanto berjalan ke tepi.

Tak disangka di sana hanya ada Donny. Sedangkan Godfredus belum kembali sampai pukul 06.00 WITA.

Bahkan kala situasi sudah agak terang, korban yang beralamat di Denpasar Utara itu tak juga kunjung kembali.

Maka, kedua saksi meminta tolong kepada masyarakat untuk di bantu mencari keberadaan korban. 

Sementara itu, menurut istri korban bernama Debby Debora Tunay, 38, dirinya mengetahui sang suami berangkat untuk mencari ikan pada Minggu sekitar pukul 01.30 WITA.

Korban disebut berangkat bersama dengan teman temannya di Pantai Mertasari.

Dirinya baru menerima kabar tentang peristiwa hilangnya sang suami dari Donny, sekitar pukul 07.30 WITA.

Menindaklanjuti kejadian ini, Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian.

Tim itu terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Balawista Sanur, BPBD Denpasar, Polair Polresta Denpasar, TNI AL, Potensi SAR 115, Bhuana Bali Rescue dan masyarakat.

Kepala Basarnas Bali Nyoman Sidakarya menerangkan, sebanyak 10 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung dikerahkan ke lokasi.

"Kami menggerakkan satu unit rubber boat yang diturunkan dari Pantai Mertasari, sementara satu unit Rigid Inflatable Boat bergerak dari Pelabuhan Benoa untuk melaksanakan pencarian," tandasnya.

Upaya itu didukung dengan peralatan SAR lainnya, berupa aqua eye dan drone thermal. Penyisiran oleh SRU laut dilaksanakan sebanyak dua sorti.

Sayangnya, korban belum juga dapat ditemukan. Maka operasi pencarian dilanjutkan di hari berikutnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#terseret arus #pantai mertasari #pria #kupang