BALIEXPRESS.ID - Menjelang akhir tahun 2024, Pemerintah Provinsi Bali optimistis target kunjungan 6 juta wisatawan mancanegara (wisman) akan tercapai.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjokorda Bagus Pemayun, mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2024, sebanyak 5,3 juta wisman telah berkunjung ke Bali.
Yang mana sebelumnya, Pemprov Bali memasang target sebanyak 6 juta wisman, sedangkan target Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memasang 7 juta.
Baca Juga: Geng ABG Bali Timor dan Kingkong Nyaris Baku Hantam: Polsek Kuta Selatan Turun Tangan
“Sampai saat ini, (data) Oktober sudah mencapai 5,3 juta wisman. Trennya terus meningkat. Nataru kenaikan 20 persen. Apalagi harga tiket menurun,” katanya, Senin (9/12).
Pihaknya menambahkan, dengan turunnya harga tiket, diharapkan wisman yang berlibur ke Bali meningkat.
Tidak hanya soal kuantitas, harapnya kualitas wisman juga meningkat dari segi length of stay dan spent money di Bali.
Baca Juga: Rusak Parah, Truk Muat Jagung Tabrak Pohon Perindang di Megati: Diduga Ini Penyebabnya
“Mudah-mudahan sesuatu jadi Bali menjadi meningkat tidak hanya jumlah tapi kualitas length of stay meningkat dan spentnya. Target Pak Sandiaga 7 juta. Semoga bisax 6 juta optimis tercapai,” ujarnya.
Sementara itu, sebagai langkah untuk mencegah kejadian yang menganggu kenyamanan, Dispar Bali meminta Dispar kabupaten/kota memeriksa tempat wisata.
“Stakeholder supaya tempat usahanya supaya agar mengecek keamanan, kenyamanan, dan kebersihan tentu ini harus betul-betul Bali tidak punya selain budaya dan alam harus betul dijaga. Tidak ingin ada hal-hal di luar kita kemarin kejadian itu,” tuturnya.
Selain itu, untuk mencegah kemacetan, Dispar juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan mencegah kemacetan yang pernah terjadi di Tol Bali Mandara tahun lalu.
“Kami sudah koordinasi Dinas Perhubungan itu kejadian pertama dan terakhir. Kami ingin ada berapa hal jadi atensi. Membuat skema nataru berjalan dengan baik,” tutupnya.(***)
Editor : Rika Riyanti