BALIEXPRESS.ID – Dunia modifikasi motor di Bali tak bisa dilepaskan dari nama I Kadek Agus Widiada alias Gus Deva dan Putu Hendrawan.
Dua tokoh ini menjadi penggerak utama dalam setiap kontes modifikasi motor yang digelar di Bali, menghadirkan kreativitas dan inovasi yang menginspirasi generasi muda.
Kiprah Hendrawan, pria asal Karangasem, di dunia otomotif tak lepas dari dukungan dua sosok yang berjasa dalam perjalanan kariernya, yaitu Ajik Umbara dan Toni Tile.
"Saya sangat berterima kasih kepada Ajik Umbara dan Om Toni Tile yang memberikan saya kesempatan serta mengajarkan banyak hal tentang dunia modifikasi motor di Bali," ungkap Hendrawan.
Ajik Umbara dikenal sebagai pionir di balik komunitas Semeton Oto-Modify Bali (SOB), wadah terbesar bagi pecinta modifikasi motor di Bali.
Komunitas ini lahir di Badung dan kini memiliki jaringan di seluruh kabupaten dan kota di Bali dengan anggota yang mencapai 17 ribu orang.
"SOB menjadi ruang bagi para penggemar modifikasi untuk berkreativitas, berbagi pengalaman, dan mengikuti berbagai kontes," ujar Ajik Umbara.
Sementara itu, Toni Tile, modifikator asal Mengwi, dikenal sebagai ahli airbrush motor yang karyanya menjadi inspirasi bagi banyak pecinta modifikasi.
Perjalanan Gus Deva di Dunia Modifikasi Motor
Nama Gus Deva, pria kelahiran Singaraja, 7 Januari 1991, juga tak bisa dilewatkan. Kiprahnya dimulai dengan membantu Ajik Umbara sebagai juri nasional dalam berbagai kontes modifikasi motor.
Kini, ia dipercaya sebagai Official Judge Meet Up yang mengawasi jalannya kompetisi modifikasi.
"Hal yang paling menyenangkan adalah bisa bertemu teman-teman baru di setiap acara dan mengunjungi tempat-tempat yang sebelumnya belum pernah saya datangi," kata Gus Deva.
Bali, Surga bagi Pecinta Modifikasi Motor
Kisah perjalanan Hendrawan, Gus Deva, dan SOB menjadi bukti bahwa Bali tak hanya terkenal dengan keindahan alam dan pariwisatanya, tetapi juga sebagai pusat kreativitas otomotif.
Melalui komunitas SOB, para pecinta modifikasi motor dapat menyalurkan kreativitasnya, berinovasi, dan menunjukkan bahwa seni bisa diwujudkan melalui kendaraan roda dua.
Keberadaan SOB telah mengukuhkan Bali sebagai salah satu pusat budaya otomotif di Indonesia, yang terus berkembang dan menginspirasi generasi muda untuk berkarya di dunia otomotif.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express