BALIEXPRESS.ID - Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang pekerja migran asal Bali, Indonesia, Ni Ketut Nurhayati (39), di Malaysia.
Wanita yang berasal dari luar Bali namun menikah dengan pria asal Desa Gitgit, Buleleng, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Puchong, Malaysia, dalam kondisi mengenaskan.
Jenazah korban ditemukan pada Selasa (31/12/2024) pukul 22.15 waktu setempat.
Situs berita Malaysia, bharian.com, melaporkan bahwa tubuh korban berlumuran darah saat ditemukan di kamar hotel tersebut.
Peristiwa ini sontak mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga korban di Buleleng.
Dua WNA Ditangkap, Salah Satunya Berkebangsaan Bangladesh
Polis Diraja Malaysia bergerak cepat dengan menahan dua orang warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam kasus ini.
Salah satu tersangka diketahui berkebangsaan Bangladesh. Namun, hingga kini, detail mengenai motif pembunuhan masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Pekerja Migran Asal Buleleng yang Terjebak Takdir Tragis
Ni Ketut Nurhayati diketahui bekerja di Malaysia setelah menikah dengan pria asal Desa Gitgit, Buleleng.
Meski berasal dari luar Bali, ia menjadi bagian dari komunitas di desa tersebut.
Hingga kini, belum ada informasi pasti mengenai jenis pekerjaan korban selama berada di Malaysia.
Keluarga di Gitgit Terkejut, Pemerintah Menunggu Informasi Resmi
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Buleleng, Made Juartawan, mengonfirmasi adanya laporan tentang pekerja migran asal Gitgit yang meninggal dunia di Malaysia.
Ia menyatakan pihaknya baru mendapatkan kabar dari keluarga dekat korban pada Selasa (7/1/2024) siang.
“Kami belum mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. Kami masih menunggu informasi resmi dari pihak terkait,” ujar Juartawan.
Kasus yang Mengguncang Publik
Kematian tragis Ni Ketut Nurhayati menambah daftar panjang kasus pekerja migran Indonesia yang menghadapi risiko tinggi di luar negeri.
Kejadian ini juga memunculkan pertanyaan besar tentang perlindungan dan keselamatan pekerja migran.
Hingga kini, masyarakat menanti perkembangan penyelidikan dari pihak Polis Diraja Malaysia untuk mengungkap motif di balik pembunuhan keji ini. ***
Editor : I Putu Suyatra