BALIEXPRESS.ID - Nasib apes menimpa wanita berinisial VV, 38. Mobil yang baru saja diperbaiki, malah kebakaran di garase sebuah rumah, Jalan Dewi Madri X, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur pada Senin 13 Januari 2025 tengah malam.
Bahkan, tiga kendaraan lain turut terkena dampaknya, sehingga ada total empat yang dilanda kenakaran di Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, peristiwa ini bermula ketika VV membawa mobil KIA Picanto ke bengkel untuk diperbaiki pada Jumat 10 Januari 2025.
Tiga hari kemudian, dia dihubungi oleh pemilik bengkel, bahwa mobil tersebut sudah selesai diperbaiki dan bisa diambil, pukul 16.00 WITA. Maka, VV pun mengambilnya untuk dibawa pulang.
"Sebelum pulang, korban sempat membawa kendaraan itu jalan-jalan," ujarnya, Selasa 14 Januari 2025.
Sekitar pukul 22.00 WITA, wanita kelahiran Medan tersebut tiba di rumah yang disewanya. Dia memarkir KIA Picanto miliknya di garase, kemudian langsung masuk rumah.
Saat berada di lantai dua, ia mendengar suara seperti benda terbakar sekitar pukul 23.00 WITA.
"Waktu itu anjing milik korban pun turut menggonggong," tambahnya. Maka, wanita ini bergegas turun untuk mengeceknya. Namun sesampainya di garase, VV dibuat kaget bukan kepalang.
Lantaran mendapati ada api berkobar di bagian kap mesin KIA Picanto berplat B 1100 SMU yang baru pulang itu.
Sontak korban mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dan menyemprotkannya.
"Penggunaan APAR itu tak membuahkan hasil dan api masih tetap menyala," tandasnya.
Karena api tetap berkobar, maka VV berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar. Teriakan tersebut didengar oleh saksi Arito, 33.
Pria itu langsung keluar rumah dan membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya.
Sayangnya, si jago merah enggan dijinakkan, dan terus saja menyala. Bahkan, kebakaran mulai merembet ke kendaraan lainnya.
Seperti satu mobil Xenia Nopol BK 1339 ABY, sepeda motor Yamaha NMAX Nopol DK 2870 FBZ dan motor TVS Calisto.
Tak berselang lama, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Setelah berjibaku hingga dua jam lamanya, ke amukan si jago merah akhirnya bisa dipadamkan.
"Nihil korban jiwa dalam musibah ini," imbuh Perwira balok tiga di pundak tersebut.
Selain empat kendaraan yang hangus, plafon ruang depan rumah ikut terkena imbas dan tiga unit AC di lantai dua rumah juga meleleh karena uap panas dari garase.
Dari hasil Olah TKP Tim Identifikasi Polresta Denpasar, diduga penyebab kebakaran itu karena korsleting pada jaringan eletronik mobil Picanto, yang sebelumnya sempat diperbaiki di bengkel.
Mengenai kerugian yang ditimbulkan, belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian, mengingat korban masih syok atas kejadian tersebut. (*)
Editor : I Gede Paramasutha