BALIEXPRESS.ID - Di balik jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jembrana, Bali, tersimpan perjalanan hidup penuh liku dari I Ketut Eko Susila Artha Permana.
Pria kelahiran 17 Januari 1973 ini sempat bercita-cita menjadi perwira polisi di Akademi Kepolisian (Akpol).
Namun, takdir berkata lain, membawanya pada jalan sukses yang berbeda di dunia pemerintahan.
Cita-Cita yang Kandas, Karier yang Cemerlang
Eko kecil tumbuh di Desa Badingkayu, Kecamatan Pekutatan. Ia memulai pendidikan di SD Negeri 2 Pengeragoan dan lulus pada 1986.
Kemudian, melanjutkan ke SMPN 1 Pekutatan hingga tamat pada 1989.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 2 Negara pada 1992, Eko mencoba peruntungannya di Akademi Kepolisian.
Sayangnya, impian itu pupus akibat tes kesehatan yang menunjukkan dirinya buta warna.
“Lulus SMA saya tes Akpol, tapi tidak lulus karena buta warna. Jujur saja, waktu itu saya tidak ada niatan untuk kuliah,” kenangnya.
Namun, kegagalan itu tidak memadamkan semangat Eko.
Ia akhirnya memilih melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa, dan berhasil meraih gelar sarjana pada 1996/1997.
Tahun 1998 menjadi titik awal kariernya di pemerintahan setelah diterima sebagai pegawai negeri sipil di Pemkab Jembrana.
Mengukir Prestasi di Dunia Pemerintahan dan Pendidikan
Tak hanya puas dengan gelar S1, Eko menuntaskan pendidikan S2 di bidang Manajemen dari Universitas Airlangga pada 2005.
Selama berkarier, ia menjajal berbagai posisi strategis di Pemkab Jembrana, seperti di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Sekretariat Dewan, Dinas Pendapatan, hingga Satuan Polisi Pamong Praja.
Eko juga pernah menjabat sebagai Lurah Gilimanuk, Kepala Bidang, dan Sekretaris di Dinas Perhubungan Kominfo.
Kariernya terus melesat hingga menjadi Camat Pekutatan pada 2014, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana pada 2017, dan Kepala Badan Kesbangpol Jembrana pada 2020 sebelum akhirnya dipercaya memimpin Dinas Kominfo Jembrana sejak 2023.
Aktif di Organisasi dan Hobi yang Menginspirasi
Di luar kesibukannya, Eko juga dikenal aktif di berbagai organisasi olahraga.
Ia menjabat sebagai Ketua PBVSI Jembrana dan Ketua Umum Taekwondo Indonesia di Jembrana.
Selain itu, pria ini memiliki hobi unik, mulai dari memelihara ikan koi hingga bernyanyi karaoke.
Lewat akun TikTok-nya, @silo.artha, Eko kerap membagikan momen bernyanyinya yang menghibur.
“Saya jujur hobi berorganisasi dan olahraga. Jadi, banyak organisasi yang saya ikuti,” ujarnya dengan senyum hangat.
Ketekunan yang Berbuah Kesuksesan
Perjalanan hidup Eko Susila adalah bukti nyata bahwa kegagalan bisa menjadi batu loncatan menuju kesuksesan.
Dari seorang pemuda yang gagal meraih mimpi sebagai polisi, ia kini menjadi sosok penting di pemerintahan Jembrana, membawa perubahan dengan dedikasi dan kerja kerasnya.
Apakah kisah inspiratif ini akan menjadi contoh bagi generasi muda di Jembrana untuk terus berjuang meraih mimpi mereka? Waktu yang akan menjawab. ***