BALIEXPRESS.ID- Dua orang turis asal India mengaku menjadi korban penjambretan di Objek Wisata Air Terjun Tegenungan, Gianyar.
Pengakuan dua warna negara asing itu menyita perhatian para pengunjung lain dan juga pemandu wisata di lokasi kejadian.
Bahkan videonya viral yang dibagikan melalui akun @Ayu Murdawati via akun @balinewsid.
Dalam video yang beredar terlihat dua orang WNA asal India itu tampak masih syok usai mengalami aksi penjambretan tersebut.
Namun keduanya masih bisa menceritakan peristiwa nahas yang menimpanya saat liburan ke Bali.
Dalam unggahan tersebut disebutkan jika kedua korban merupakan kakak beradik.
Baca Juga: Sakralnya Tari Janger Maborbor di Bali: Atraksi Api, Trance, dan Pesan dari Alam Gaib di Bangli
Korban menyebut bahwa dari perawakannya pelaku penjambretan merupakan warga negara asing.
Usai berhasil menjabret, pelaku yang diduga bule itu langsung masuk ke dalam mobil berwarna hitam dengan tanpa menggunakan plat kendaraan.
Kedua korban sempat melakukan pengejaran sebelum terduga pelaku melaju dengan kecepatan tinggi.
Bahkan salah satu korban sempat memukul kaca mobil terduga pelaku.
Sementara korban lainnya berusaha menghentikan pelaku dengan memegang wiper mobil dari parkiran menuju ke atas.
Sontak saja, unggahan video tersebut mendapat beragam tanggapan warganet di media sosial.
Beberapa warganet juga membagikan pengalaman bahwa hampir pernah merasakan kejadian yang sama dengan korban.
“Hal yang sama pernah terjadi dengan tamu saya, mereka berpura-pura menanyakan mata uang dan kemudian mengambil semua uang tamu saya di dalam dompet, tamu saya kena hipnotis dan itu terjadi di Mall Bali Galeria,” tulis akun @balivandriver dikutip pada Jumat (17/01/2025).
“Ini contoh mobil gak ada plat number, di Bali terlalu bebas,” tulis akun @bali.guide.david.
Editor : Wiwin Meliana